Wapres Gibran Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 21:48
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Arsip - Tangkapan layar - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia (@setwapres), Minggu 15 Maret 2026. ANTARA/HO-YouTube Wakil Presiden RI/aa. (ANTARA/YouTube Wakil P Arsip - Tangkapan layar - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan pernyataan yang diunggah di kanal YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia (@setwapres), Minggu 15 Maret 2026. ANTARA/HO-YouTube Wakil Presiden RI/aa. (ANTARA/YouTube Wakil P (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ucapan duka tersebut ditujukan kepada para korban serta keluarga yang terdampak.

Dalam keterangan resmi Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Selasa, 28 April 2026, Gibran juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan para korban sekaligus memberikan dukungan moral bagi keluarga yang sedang berduka.

"Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek (4) dan Commuter Line Cikarang (5568A) di Stasiun Bekasi Timur," ungkap siaran itu.

Selain menyampaikan empati, Gibran juga menegaskan bahwa pemerintah memastikan penanganan darurat berjalan optimal, mulai dari proses evakuasi hingga pelayanan medis bagi para korban luka. Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dan operasional perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Wapres turut berharap keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Data korban

Sementara itu, data terbaru dari Polda Metro Jaya menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi pada Senin malam itu mencapai 15 orang hingga Selasa sore.

"10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

Selain korban meninggal, lebih dari 80 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Terkait barang milik penumpang yang tercecer saat insiden terjadi, Budi menjelaskan bahwa seluruh barang telah diamankan oleh PT KAI dan ditempatkan di posko lost and found.

“Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama polisi untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” demikian siaran pers dari PT KAI.

Saat ini, PT KAI juga telah membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban mendapatkan informasi terkait penumpang. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi layanan KAI melalui call center 121 untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

(Sumber: Antara)

x|close