Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) melakukan audiensi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada Selasa, 28 April 2026.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pemerintah dan pelaku usaha demi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Audiensi yang digelar di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan dihadiri jajaran pimpinan APPMBGI.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum APPMBGI Dr. Ir. Abdul Rivai Ras memaparkan hasil APPMBGI Summit 2026 yang berlangsung pada 25-26 April 2026. Forum nasional itu menghasilkan sejumlah rekomendasi penting untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis dari hulu hingga hilir.
Rekomendasi yang disampaikan mencakup lima pilar utama, yakni penguatan tata kelola dan sistem akuntabilitas penyelenggaraan MBG; pengamanan rantai pasok pangan agar lebih andal, transparan, dan berbasis produksi lokal; peningkatan standar keamanan pangan di seluruh lini dapur pengelola; sertifikasi profesional bagi tenaga pengawas gizi sebagai upaya menjamin kualitas dan integritas program; serta penguatan ekosistem pendukung secara berkelanjutan, mulai dari aspek kelembagaan, pembiayaan, hingga teknologi informasi pengelolaan program.
"Kami membawa hasil kerja kolektif dari Summit yang melibatkan ratusan pelaku usaha dapur MBG dari berbagai daerah. Rekomendasi ini lahir dari lapangan, dari pengalaman langsung para pengelola, dan kami percaya dapat menjadi masukan konstruktif bagi penyempurnaan kebijakan nasional," ujar Abdul Rivai Ras.
Menko Pangan Zulkifli Hasan, yang dalam kesempatan itu didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan, Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc., menyambut baik kehadiran delegasi APPMBGI dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan asosiasi selama ini. Beliau menegaskan bahwa kehadiran organisasi profesional seperti APPMBGI merupakan bagian integral dari ekosistem pelaksanaan program prioritas pemerintah.
"Program Makan Bergizi Gratis adalah program untuk rakyat, dan keberhasilannya membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para pelaku usaha dan pengelola dapur yang bekerja langsung di lapangan. APPMBGI adalah mitra strategis yang peran dan masukan profesionalnya sangat kami hargai dalam memastikan program ini berjalan sebagaimana yang diharapkan," tutur Zulkifli Hasan.
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana konstruktif dan produktif tersebut, pihak Kemenko Pangan juga menyampaikan kesiapaan untuk menindaklanjuti rekomendasi yang relevan dalam kerangka koordinasi kebijakan lintas kementerian dan lembaga. APPMBGI dipandang sebagai simpul koordinasi non-pemerintah yang dapat membantu menjembatani antara kebijakan pusat dan realitas implementasi di daerah.
Baca Juga: APPMBGI Resmi Lantik Pengurus Daerah se-Indonesia, Perkuat Implementasi MBG
Audiensi DPP APPMBGI dengan Menko Pangan Zulkifli Hasan (APPMBGI/NTVNews.id)
Mewakili seluruh jajaran pimpinan asosiasi yang hadir, termasuk Wakil Ketua Umum I Prof. Dr. Hj. Siti Nur Azizah Ma'ruf, M.Hum., Wakil Ketua Umum II Dr. Margaretha Hanita, S.H., M.Si., Sekretaris Jenderal Mukhradis Hadi, S.IP., M.A., Ketua DPD I APPMBGI Sulawesi Selatan Sri Asri Wulandari, S.T., M.M., dan Ketua Investasi dan Manajemen Aset Rochmad, S.T., M.E.
Ketua Umum APPMBGI menegaskan kesiapan asosiasi untuk terus bergerak dalam koridor kebijakan nasional dan menyelaraskan langkah dengan arah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga: APPMBGI Dorong Pemerintah Bangun Jalur Logistik Khusus untuk MBG
"APPMBGI hadir bukan untuk berjalan sendiri, melainkan untuk bersinergi. Kami memahami bahwa kontribusi kami akan paling bermakna apabila selaras dengan arah kebijakan pemerintah dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat penerima manfaat. Kami mengharapkan arahan dan komunikasi yang berkelanjutan dengan Kemenko Pangan agar langkah kami tetap adaptif, konstruktif, dan sejalan dengan prioritas pembangunan nasional," tegas Dr. Abdul Rivai Ras.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak menyepakati perlunya forum komunikasi yang lebih terstruktur antara APPMBGI dan Kemenko Pangan, termasuk kemungkinan pelibatan asosiasi dalam proses evaluasi dan penyempurnaan regulasi teknis program MBG. APPMBGI juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperluas jangkauan keanggotaannya ke seluruh provinsi di Indonesia demi mendukung pelaksanaan program secara merata dan berkualitas.
Audiensi ini menjadi penanda penting bahwa dialog antara pemerintah dan pelaku usaha di sektor ketahanan pangan nasional semakin matang dan produktif. Dengan tata kelola yang diperkuat, rantai pasok yang terjamin, dan sumber daya manusia yang tersertifikasi, Program Makan Bergizi Gratis diyakini akan semakin optimal dalam menjawab kebutuhan gizi jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
APPMBGI adalah organisasi profesi nasional yang menghimpun para pengusaha, pengelola, dan pemangku kepentingan yang bergerak dalam ekosistem Program Makan Bergizi Gratis. APPMBGI berkomitmen untuk mendorong profesionalisme, tata kelola yang baik, dan standar keamanan pangan yang tinggi dalam setiap aspek penyelenggaraan program.
Melalui advokasi kebijakan, pengembangan kapasitas anggota, dan sinergi dengan pemerintah serta mitra pembangunan, APPMBGI berupaya memastikan bahwa program prioritas nasional ini memberikan manfaat gizi yang nyata, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Audiensi DPP APPMBGI dengan Menko Pangan Zulkifli Hasan ( APPMBGI/NTVNews.id)