KPK Geledah Pendopo dan Kantor PUPR Tulungagung Usai OTT Bupati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 14:42
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Beberapa mobil tim penyidik KPK dan satu unit mobil patroli polisi terparkir di halaman Pendopo kabupaten Tulungagung, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Destyan Sujarwoko Beberapa mobil tim penyidik KPK dan satu unit mobil patroli polisi terparkir di halaman Pendopo kabupaten Tulungagung, Kamis (16/4/2026). ANTARA/Destyan Sujarwoko (Antara)

Ntvnews.id, Tulungagung - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas bupati serta sejumlah ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Kamis, 17 April 2026.

Berdasarkan pantauan di area pendopo kabupaten dan kantor Pemkab Tulungagung, tim KPK terbagi menjadi dua kelompok yang langsung menuju rumah dinas bupati dan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak sekitar pukul 08.30 WIB.

Di area pendopo, penyidik KPK terlihat menggunakan tiga unit mobil Innova Reborn berwarna gelap, sementara satu unit lainnya berada di kantor PUPR.

"Iya, hari ini ada kegiatan APH (aparat penegak hukum) melakukan monitoring di kantor PUPR," kata Sekretaris Dinas PUPR Tulungagung Endra Wibawa saat dikonfirmasi awak media.

Sempat muncul informasi bahwa tim KPK telah membuka dan menggeledah ruangan yang sebelumnya disegel.

Baca Juga: Eks Kadis PUPR Sumut Divonis 5,5 Tahun Penjara Kasus Korupsi

Namun, hal tersebut dibantah oleh Endra yang menyatakan bahwa empat ruangan di kantor PUPR masih dalam kondisi tersegel dan belum dibuka oleh penyidik.

Hal serupa juga terjadi pada ruangan Bagian Pengadaan dan Jasa (BPJ) yang masih dalam kondisi tersegel hingga pukul 11.00 WIB saat dipantau awak media.

Sementara itu, aktivitas penggeledahan yang lebih intensif justru terlihat berlangsung di kompleks pendopo yang juga menjadi kantor dinas bupati. Proses tersebut dilakukan secara tertutup dengan akses terbatas.

Wartawan hanya dapat memantau dari luar karena pintu gerbang pendopo ditutup oleh petugas keamanan.

Tiga mobil Innova yang diduga membawa tim KPK masih terparkir di lokasi, sementara satu unit kendaraan patroli polisi jenis SUV terlihat berjaga di jalur keluar.

Baca Juga: KPK Tahan 4 Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Dinas PUPR OKU, Termasuk Wakil Ketua DPRD

"Tadi (tidak sengaja) melihat orang KPK di dalam," ujar Kepala Dinas Pemadam dan Keselamatan Tulungagung Lugu Tri Handoko.

Ia mengaku melihat keberadaan penyidik KPK secara tidak sengaja akibat kesalahpahaman saat menerima panggilan dari Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.

Menurutnya, ia sempat mengira diminta menuju pendopo, namun ternyata Plt. Bupati berada di kantor Pemkab.

Penggeledahan ini merupakan langkah awal yang dilakukan penyidik KPK setelah operasi tangkap tangan terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo beberapa waktu lalu.

Penangkapan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan terhadap sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tulungagung, dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

(Sumber: Antara)

x|close