Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di TikTok menampilkan video kebakaran yang diklaim sebagai dampak jatuhnya meteor di wilayah Lampung, tepatnya di Jabung, Lampung Timur.
Unggahan tersebut menyebut cahaya terang di langit merupakan meteor yang jatuh dan langsung membakar area pendaratannya.
Baca Juga: BRIN Ungkap Benda Langit Viral di Lampung Adalah Sampah Antariksa
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Ternyata cahaya yang menghebohkan masyarakat Lampung adalah fenomena jatuhnya Meteor di Jabung Lampung Timur. Terlihat meteor langsung membakar area pendaratannya”
Namun, klaim tersebut tidak benar.
Unggahan video yang menarasikan meteor jatuh di Lampung membakar daratan. Faktanya, BRIN mengonfirmasi benda langit bercahaya yang melintasi wilayah udara Lampung dan Banten pada Sabtu (4/4) malam merupakan sampah antariksa. (TikTok) (Antara)
Berdasarkan penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), fenomena cahaya yang terlihat di langit Lampung dan Banten pada Sabtu, 4 April 2026 malam bukanlah meteor yang jatuh ke daratan. Objek tersebut merupakan sampah antariksa yang berasal dari sisa roket milik China.
Hasil analisis menunjukkan bahwa benda tersebut memasuki atmosfer bumi dan terbakar akibat gesekan udara pada ketinggian sekitar 120 kilometer. Proses ini menimbulkan cahaya terang yang terlihat dari permukaan bumi.
Peristiwa tersebut tidak menyebabkan objek jatuh ke daratan maupun memicu kebakaran di wilayah permukiman, sehingga narasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta.
Baca Juga: Warga Lampung Digegerkan Pria Tewas di Toilet Masjid Al Masthohir
Dengan demikian, klaim yang menyebut meteor jatuh di Lampung hingga membakar area pendaratan merupakan informasi yang keliru atau disinformasi.
Klaim: Meteor jatuh di Lampung membakar daratan
Rating: Disinformasi
(Sumber: Antara)
Arsip - Warga di Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat, sempat mengabadikan kilatan cahaya yang terlihat melintas di langit seperti meteor yang sempat menimbulkan suara dentuman.ANTARA/istimewa. (Ahmad Fikri) (Antara)