Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook menampilkan sosok Dedi Mulyadi dengan narasi yang menyebut dirinya mengusulkan agar seluruh aset milik koruptor dirampas. Unggahan tersebut pun memicu perhatian dan perdebatan di kalangan warganet.
Dalam video itu, terdapat narasi:
“Setuju tidak asset koruptor disita habis?
Pesan penting KDM di akhir video”
Unggahan video yang menarasikan Dedi Mulyadi usul rampas aset koruptor. Faktanya, video tersebut merupakan hasil AI. (Facebook) (Antara)
Namun, setelah dilakukan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Tidak ada bukti bahwa Dedi Mulyadi pernah mengusulkan kebijakan perampasan seluruh aset koruptor seperti yang disebutkan dalam video.
Hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa suara dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), sehingga tidak dapat dijadikan sebagai pernyataan autentik dari yang bersangkutan.
Selain itu, tidak ditemukan pula klarifikasi atau unggahan resmi dari akun media sosial Dedi Mulyadi yang mendukung isi video tersebut.
Baca Juga: Cek Fakta: Klaim Bandara Terbesar di Amerika Serikat Hancur Lebur Tidak Benar
Dengan demikian, klaim yang menyebut Dedi Mulyadi mengusulkan perampasan seluruh aset koruptor dapat dipastikan tidak benar atau merupakan hoaks.
Klaim: Video Dedi Mulyadi usul rampas aset koruptor
Rating: Hoaks
(Sumber: Antara)
Arsip - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung. (ANTARA/Ricky Prayoga) (Antara)