BRIN Ungkap Benda Langit Viral di Lampung Adalah Sampah Antariksa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 15:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Benda angkasa yang viral melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4/2026). ANTARA/video warga. Benda angkasa yang viral melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4/2026). ANTARA/video warga. (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, mengungkapkan bahwa objek bercahaya misterius yang melintas di langit Lampung dan viral di media sosial sebenarnya merupakan sampah antariksa.

Fenomena tersebut ramai diperbincangkan setelah terlihat pada Sabtu, 4 April 2026, dan memicu kehebohan di kalangan masyarakat.

"Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," katanya dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 5 April 2026.

Baca Juga: Fenomena Cahaya Misterius di Langit Lampung, Pakar Duga Sampah Antariksa

Menurut Thomas, benda tersebut merupakan bagian dari sisa roket China jenis CZ-3B yang melintas dari arah India menuju Samudera Hindia.

"Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada sekitar pukul 19.56 WIB, objek tersebut telah turun hingga berada di ketinggian di bawah 120 kilometer, sehingga dapat terlihat jelas oleh masyarakat di wilayah Lampung dan Banten.

"Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tutur Thomas Djamaluddin.

Baca Juga: Benda Bercahaya di Langit Lampung Bikin Heboh Warga

Sebelumnya, beredar luas video di media sosial yang memperlihatkan benda bercahaya melintas di langit wilayah Lampung. Dalam rekaman tersebut, objek tampak memanjang dan kemudian terpecah menjadi beberapa bagian saat melaju.

(Sumber: Antara)

x|close