Ntvnews.id, Bandar Lampung - Warga di berbagai wilayah Lampung dikejutkan oleh kemunculan benda bercahaya yang melintas di langit pada Sabtu, 4 Maret 2026 malam. Cahaya berwarna kebiruan dengan ekor panjang itu tampak membelah langit selama beberapa detik sebelum akhirnya lenyap.
Kejadian tersebut segera menjadi perbincangan luas di media sosial. Sejumlah rekaman video amatir milik warga pun menyebar cepat dan memicu berbagai dugaan, mulai dari meteor, komet, hingga rudal.
Fenomena ini dilaporkan terlihat di sejumlah daerah, seperti Bandar Lampung, Lampung Timur, hingga Lampung Selatan. Warga yang menyaksikan langsung mengaku sempat panik karena benda bercahaya tersebut melaju cepat di langit malam.
Dokumentasi berupa foto dan video pun langsung viral dan memancing beragam spekulasi publik. Salah satu unggahan berasal dari akun Instagram @info_cileunyi. Dalam kolom komentar, muncul dugaan bahwa objek tersebut merupakan sampah antariksa milik China. "ltu sampah antariksa milik Cina yang meledak di atmosfer," @.hanhanganjar
Baca Juga: Puluhan Tenaga Kesehatan Iran Tewas Sejak Serangan AS-Israel
Sementara itu, Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), Annisa Novia Indra Putri, menyampaikan bahwa hasil analisis awal menunjukkan objek tersebut bukan komet maupun meteor alami.
“Kalau untuk fenomena langit di Lampung yang sedang heboh saat ini, bukan dari komet tapi kemungkinan besar adalah sampah antariksa dari rocket body, tubuh roket (satelit) dari Cina,” ujar Annisa, Minggu, 5 April 2026.
Ia menjelaskan, timnya telah mengkaji pola pergerakan, lintasan, hingga pecahan cahaya yang tampak dalam berbagai video warga. Berdasarkan analisis tersebut, objek itu tidak menunjukkan ciri-ciri meteor.
“Kami menganalisis itu bukan dari komet, karena dari gerakan ataupun lintasan bahkan dari pecahan yang ada di video tersebut itu bukan ciri-ciri dari komet,” paparnya.
Annisa juga menambahkan bahwa jika fenomena tersebut merupakan hujan meteor, maka seharusnya terjadi secara periodik dan dapat diprediksi waktunya.
Kemunculan objek bercahaya yang melintas di langit sejumlah wilayah di Lampung pada Sabtu, 4 April 2026 mengundang kepanikan warga (Istimewa)
“Kalau hujan meteor biasanya sudah periodik dan terjadi di rentang waktu tersebut. Kalau komet kemungkinannya sangat kecil bisa pecah seperti itu dan gerakan di video terlihat agak lambat,” lanjut Annisa.
Dugaan sementara, objek bercahaya itu merupakan sampah antariksa berupa bagian tubuh roket (rocket body) yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi. Pihak Institut Teknologi Sumatera menduga benda tersebut berasal dari sisa peluncuran roket China.
Dalam analisis awal yang beredar, objek tersebut mengarah pada debris roket CZ-3B R/B, yang dikenal sering meninggalkan puing di orbit rendah Bumi.
Baca Juga: Tembok Stadion Roboh, Satu Tewas dan Puluhan Terluka
Fenomena seperti ini memang dapat menghasilkan cahaya terang saat puing memasuki atmosfer dan terbakar akibat gesekan udara, sehingga terlihat menyerupai meteor dengan jejak cahaya panjang.
Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, Annisa memastikan bahwa objek tersebut tidak akan jatuh di wilayah Lampung.
“Kalau untuk jatuhnya masih dianalisis lintasannya. Tapi memang dari jalur lintasan di sekitar jam tersebut melewati daerah Lampung,” imbuhnya.
Fenomena serupa juga dilaporkan terlihat di wilayah sekitar, seperti Bengkulu dan Palembang.
“Fenomena ini juga terlihat di beberapa daerah tetangga Lampung seperti Bengkulu dan Palembang juga melihat,” tutup Annisa.
Kemunculan objek bercahaya yang melintas di langit sejumlah wilayah di Lampung pada Sabtu, 4 April 2026 mengundang kepanikan warga (Istimewa)