Cek Fakta: Narasi Siaga 1 dan Stok Kebutuhan Pokok adalah Hoaks

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Apr 2026, 09:25
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah membuka pembekalan kepada awak media tentang prosedur kedaruratan di daerah rawan 2025, di Menlatpur (Resimen Latihan dan Pertempuran) Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). (ANTARA/HO-Kemhan) Arsip - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah membuka pembekalan kepada awak media tentang prosedur kedaruratan di daerah rawan 2025, di Menlatpur (Resimen Latihan dan Pertempuran) Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat, Senin (15/12/2025). (ANTARA/HO-Kemhan) (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Sebuah unggahan di media sosial Facebook menyebarkan narasi bahwa Indonesia berada dalam kondisi “Siaga 1” dan masyarakat diminta melakukan persiapan darurat rumah tangga, seperti menimbun makanan, gas, dan kebutuhan pokok untuk beberapa hari ke depan.

Unggahan tersebut juga memuat panduan kesiapsiagaan, mulai dari tas darurat (go-bag), persiapan di rumah, hingga rencana keluarga dalam menghadapi situasi darurat.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“STATUS SIAGA 1: PERSIAPAN DARURAT RUMAH TANGGA

Persiapan minimal 3-14 hari pertama

Tas siaga darurat (Go-Bag), Persiapan di rumah, Rencana Keluarga)”

Baca Juga: Kasad Maruli Simanjuntak Bantah Surat Telegram Panglima TNI soal Status Siaga 1

Namun, benarkah Indonesia menetapkan status “Siaga 1” yang disertai imbauan kepada masyarakat untuk melakukan persiapan darurat?

Unggahan yang menarasikan instruksi siaga 1 untuk persiapan rumah tangga. Faktanya, perintah &ldquo;Siaga 1&rdquo; yang dikeluarkan Panglima TNI sebagai langkah antisipasi terhadap dampak konflik global. (Facebook) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan instruksi siaga 1 untuk persiapan rumah tangga. Faktanya, perintah “Siaga 1” yang dikeluarkan Panglima TNI sebagai langkah antisipasi terhadap dampak konflik global. (Facebook) (Antara)

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah maupun otoritas terkait yang menetapkan status darurat rumah tangga bagi masyarakat sipil di Indonesia.

Istilah “Siaga 1” sendiri lebih umum digunakan dalam lingkup militer sebagai tingkat kesiapsiagaan tertentu, bukan sebagai instruksi langsung kepada masyarakat luas untuk melakukan langkah-langkah darurat.

Baca Juga: DPR Bakal Tanya Alasan Penetapan Siaga 1 TNI

Selain itu, gambar yang beredar diketahui berasal dari pemberitaan Kompas.com yang membahas perintah “Siaga 1” oleh Panglima TNI sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika konflik global.

Informasi tersebut tidak memuat imbauan kepada masyarakat untuk menimbun kebutuhan pokok ataupun melakukan persiapan darurat rumah tangga.

Dengan demikian, klaim yang menyebut adanya status “Siaga 1” disertai instruksi kesiapsiagaan bagi masyarakat Indonesia dipastikan tidak benar dan termasuk informasi yang menyesatkan.

(Sumber: Antara)

x|close