KSAD Pastikan Hak Prajurit Gugur di Lebanon Dipenuhi Negara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 16:31
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan, bertempat di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026). ANTARA/HO-Puspen TNI AD/aa. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan, bertempat di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026). ANTARA/HO-Puspen TNI AD/aa. (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak memastikan bahwa negara akan memenuhi seluruh hak tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga yang ditinggalkan tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI dan akan mendapatkan perhatian penuh dari negara.

"Negara akan terus memberikan perhatian dan dukungan penuh," kata Maruli dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu, 5 April 2026.

Menurutnya, gugurnya ketiga prajurit tersebut menjadi kehilangan besar bagi TNI, khususnya TNI Angkatan Darat.

Baca Juga: Prabowo Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kecam Keras Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

Namun, pengorbanan mereka juga menjadi pengingat bahwa setiap penugasan militer selalu mengandung risiko tinggi demi kepentingan bangsa dan kemanusiaan.

Meski penuh risiko, Maruli menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi komitmen TNI untuk terus berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

"Justru semangat, dedikasi, dan keberanian para prajurit yang gugur harus menjadi teladan bagi seluruh prajurit di manapun berada dan bertugas," ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, KSAD memimpin langsung upacara pelepasan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Satgas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Upacara tersebut berlangsung di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 April 2026. Ketiga jenazah tiba di Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB setelah diterbangkan dari Turki.

Presiden RI Prabowo Subianto turut hadir memberikan penghormatan terakhir saat jenazah disemayamkan di ruang VIP sebelum diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer.

Baca Juga: Momen Haru Prabowo Peluk dan Cium Putra Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Prosesi diawali dengan penyerahan jenazah dari kesatuan kepada negara yang diterima langsung oleh KSAD.

Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada tiga prajurit terbaik bangsa.

"Kami menerima kepulangan jenazah tiga prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon. Kami sangat kehilangan. Mereka adalah putra-putra terbaik yang kami pilih untuk melaksanakan tugas perdamaian," ujar Maruli.

Adapun tiga prajurit yang gugur yakni Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar yang dimakamkan di TMP Cikutra Bandung, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan di TMP Giri Dharmoloyo II Magelang, serta Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni, Kulonprogo.

(Sumber: Antara)

x|close