Korban Serangan di UEA Bertambah Jadi 217 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 11:40
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi negara Uni Emirat Arab (UAE)./ANTARA/Anadolu/py Ilustrasi negara Uni Emirat Arab (UAE)./ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Abu Dhabi - Jumlah korban akibat serangan di Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan meningkat menjadi 217 orang. Untuk pertama kalinya, warga negara Rusia juga tercatat di antara korban luka, menurut Kementerian Pertahanan UEA pada Sabtu.

Kementerian tersebut menyebut sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat 498 rudal balistik, 23 rudal jelajah, serta 2.141 drone sejak awal konflik di Timur Tengah.

"Sebanyak 217 orang juga mengalami luka, mulai dari ringan hingga berat. Mereka termasuk warga negara UEA, Mesir, Sudan, Ethiopia, Filipina, Pakistan, Iran, India, Bangladesh, Sri Lanka, Azerbaijan, Yaman, Uganda, Eritrea, Lebanon, Afghanistan, Bahrain, Komoro, Turki, Irak, Nepal, Nigeria, Oman, Yordania, Palestina, Ghana, Indonesia, Swedia, Tunisia, Maroko, serta Rusia," menurut Kemhan UEA lewat platform media sosial X.

Baca Juga: GEKIRA Salurkan Sembako untuk Ratusan Koster Gereja, Tegaskan Persatuan Nasional di Momentum Paskah

Selain korban luka, serangan tersebut juga menewaskan sejumlah orang, termasuk dua tentara Emirat, satu pegawai sipil Kementerian Pertahanan Maroko, serta 10 warga sipil dari berbagai negara seperti Pakistan, Nepal, Bangladesh, Palestina, India, dan Mesir.

Eskalasi konflik di kawasan meningkat sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Sebagai balasan, Iran kemudian melancarkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

TERKINI

Load More
x|close