Trump Siapkan Serangan Baru ke Iran, Ancaman Zaman Batu Picu Ketegangan Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 13:51
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu/Kyle Mazza/pri. Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu/Kyle Mazza/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat tajam setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras terkait rencana serangan lanjutan ke wilayah Iran. Pernyataan tersebut memicu spekulasi bahwa konflik kedua negara bisa memasuki fase yang lebih berbahaya dalam waktu dekat.

Dalam pidato resminya di Gedung Putih, Trump mengungkapkan bahwa operasi militer baru tengah disiapkan dan berpotensi dilancarkan dalam beberapa pekan ke depan.

"Kita akan menyerang mereka dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan," kata Trump.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa Washington tidak hanya mempertahankan tekanan, tetapi juga membuka peluang eskalasi militer secara langsung. Bahkan, Trump melontarkan ancaman yang belum pernah ia gunakan sebelumnya dalam konflik ini.

"Kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu, tempat mereka seharusnya berada," katanya.

Ucapan tersebut langsung memicu perhatian dunia internasional, terutama karena menggambarkan potensi dampak destruktif yang sangat besar jika serangan benar-benar terjadi.

Baca Juga: BMKG Akhiri Peringatan Tsunami, Tim SAR Bergerak ke Wilayah Terdampak

Di sisi lain, Trump juga menyinggung kondisi internal Iran. Ia mengklaim bahwa struktur kepemimpinan negara tersebut telah runtuh secara drastis.

"Perubahan rezim bukanlah tujuan kita. Kita tidak pernah mengatakan perubahan rezim, tetapi perubahan rezim telah terjadi karena kematian semua pemimpin asli mereka. Mereka semua sudah mati," ujarnya.

Pernyataan ini semakin memperkuat narasi bahwa konflik tidak hanya bersifat militer, tetapi juga menyentuh aspek politik dalam negeri Iran.

Sebelumnya, melalui platform Truth Social, Trump menyebut Iran telah mengajukan permintaan gencatan senjata. Namun, ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan mempertimbangkan hal tersebut sebelum Iran membuka kembali jalur vital energi dunia, Selat Hormuz.

Baca Juga: Polisi Intensifkan Patroli dan Pendataan Pascagempa M 7,6 di Sulawesi Utara

Dalam unggahan itu, Trump kembali mengulang ancamannya dengan nada lebih keras.

"kita akan menghancurkan Iran hingga tak berbekas" dan "kembali ke Zaman Batu!!!"

Pernyataan-pernyataan ini muncul hanya sehari setelah Trump menyebut bahwa konflik dengan Iran bisa diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga minggu, klaim yang dinilai banyak pihak sebagai optimistis sekaligus kontroversial.

Dengan retorika yang semakin tajam dari Washington, perhatian kini tertuju pada respons Teheran. Iran diyakini tidak akan tinggal diam dan berpotensi menyiapkan langkah balasan, yang dapat memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini menempatkan dunia dalam kewaspadaan tinggi, terutama terkait dampak terhadap stabilitas geopolitik dan pasokan energi global. Jika kedua pihak benar-benar melangkah ke konfrontasi terbuka, ancaman konflik skala besar menjadi semakin nyata.

x|close