AHY dan Mentrans Ajak Pemuda Bangun Kawasan Transmigrasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mei 2026, 19:32
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kanan), Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor (kiri) memberi keterangan kepada awak media dalam kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum Car Free Day di Bundaran HI Jakarta, Minggu 17 Mei 2026. ANTARA/Harianto Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kanan), Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor (kiri) memberi keterangan kepada awak media dalam kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum Car Free Day di Bundaran HI Jakarta, Minggu 17 Mei 2026. ANTARA/Harianto (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengajak generasi muda ikut terlibat dalam pembangunan kawasan transmigrasi melalui program riset dan pengabdian masyarakat bertajuk Ekspedisi Patriot.

Ajakan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot dalam momentum Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.

"Generasi muda terutama, yang diharapkan berada di depan karena Indonesia membutuhkan tenaga dan pemikiran terbaik kita," kata Menko AHY.

Menurut AHY, program Ekspedisi Patriot atau Transmigrasi Patriot menjadi langkah strategis Kementerian Transmigrasi dalam menghadirkan generasi muda unggul untuk membantu pengembangan kawasan transmigrasi melalui riset, inovasi, serta pengabdian langsung kepada masyarakat.

Baca Juga: Lapor Prabowo soal Giant Sea Wall, AHY: Selamatkan Puluhan Juta Masyarakat di Pantura

AHY mengaku bangga karena pada tahun sebelumnya pemerintah berhasil memberangkatkan 2.000 peserta Ekspedisi Patriot ke 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia guna menjalankan penelitian lapangan.

Ia menjelaskan para peserta berasal dari sejumlah kampus terbaik di Indonesia yang memiliki semangat pengabdian tinggi dan siap menghadapi berbagai tantangan ketika diterjunkan langsung ke kawasan transmigrasi yang jauh dari keluarga mereka.

Menurut AHY, mahasiswa peserta Ekspedisi Patriot tidak hanya melakukan penelitian, tetapi juga memberikan berbagai masukan kepada pemerintah terkait pengembangan kawasan transmigrasi dari sisi ekonomi, sosial, hingga pembangunan infrastruktur daerah.

Ia menilai masih banyak kawasan transmigrasi yang membutuhkan perhatian pemerintah agar pertumbuhan ekonomi berjalan merata sehingga hasil pembangunan nasional dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah terpencil dan tertinggal.

AHY menegaskan Kementerian Transmigrasi memiliki peran penting sebagai instrumen negara dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sekaligus menghadirkan keadilan ekonomi melalui pengembangan kawasan transmigrasi berbasis potensi daerah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri), Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kanan) dalam kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum Car Free Day di Bundaran HI Jakarta, Minggu 17 Mei 2026. ANTARA/Harianto <b>(Antara)</b> Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kiri), Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kanan) dalam kegiatan Patriot Move 2026 yang dirangkaikan dengan lari bersama peserta Ekspedisi Patriot pada momentum Car Free Day di Bundaran HI Jakarta, Minggu 17 Mei 2026. ANTARA/Harianto (Antara)

Di lokasi yang sama, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan kegiatan Patriot Move 2026 diselenggarakan untuk menyosialisasikan program Transmigrasi Patriot yang menjadi kelanjutan pengembangan kawasan transmigrasi tahun sebelumnya.

Iftitah menjelaskan pada tahun lalu Kementerian Transmigrasi telah menerjunkan sebanyak 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi guna melakukan penelitian serta pemetaan potensi pengembangan daerah.

"Kalau dulu 2.000 peneliti, sekarang ini ada 1.458 (peserta Ekspedisi Patriot yang akan dikirim) di 53 kawasan transmigrasi utamanya di Indonesia Timur, jadi fokus di sana," kata Iftitah.

Menurut dia, program Transmigrasi Patriot tahun ini tidak hanya berfokus pada penelitian lapangan, tetapi juga diperluas melalui kegiatan pengabdian masyarakat di kawasan transmigrasi nasional.

Ia menegaskan program tersebut bertujuan menghadirkan sumber daya manusia unggul di garis depan pembangunan agar kawasan transmigrasi dapat berkembang lebih maju melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

Iftitah juga menegaskan tugas Kementerian Transmigrasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 adalah menciptakan ekosistem ekonomi baru untuk mendorong pertumbuhan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Mentrans: Keberhasilan Transmigrasi Diukur dari Kesejahteraan Warga

Menurutnya, kehadiran sumber daya manusia unggul di kawasan transmigrasi diyakini mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru sehingga perpindahan penduduk dapat berlangsung secara alami dan mandiri.

Ia menjelaskan strategi pengembangan ekonomi baru membuat masyarakat datang secara sukarela ke kawasan transmigrasi tanpa memerlukan biaya besar dari negara untuk memindahkan penduduk antarwilayah.

Iftitah mencontohkan keberhasilan kawasan transmigrasi di Sulawesi Selatan yang kini mampu mengekspor durian ke Tiongkok sehingga kesejahteraan petani meningkat hingga lima sampai enam kali lipat.

(Sumber: Antara)

x|close