Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan tengah mempertimbangkan secara serius kemungkinan menarik negaranya keluar dari aliansi pertahanan NATO, menyusul ketidakterlibatan sekutu dalam konflik melawan Iran.
Dalam wawancara dengan media Inggris The Telegraph, dikutip Rabu, 1 April 2026, Trump menyampaikan kritik tajam terhadap NATO dan menyebut aliansi tersebut tidak lagi relevan dalam konteks keamanan global saat ini.
Presiden AS itu menilai NATO sebagai “macan kertas” dan menyatakan bahwa opsi keluar dari perjanjian pertahanan tersebut kini semakin nyata.
“Oh ya, saya akan mengatakan (itu) tidak perlu dipertimbangkan lagi. Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO. Saya selalu tahu mereka hanyalah macan kertas, dan Putin juga tahu itu.”
Baca Juga: Sindir NATO Soal Iran dan Selat Hormuz, Trump: Penakut
Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan Gedung Putih terhadap negara-negara Eropa yang dinilai tidak mendukung Amerika Serikat dalam upaya membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global yang terdampak konflik dengan Iran.
Trump menyoroti bahwa sekutu NATO tidak memberikan dukungan militer yang diharapkan, meskipun selama ini Amerika Serikat kerap terlibat dalam konflik yang menyangkut kepentingan negara lain.
“Selain karena tidak berada di sana, sebenarnya sulit untuk mempercayainya. Dan saya tidak melakukan penjualan besar-besaran. Saya hanya berkata, 'Hei', Anda tahu, saya tidak terlalu memaksa. Saya hanya berpikir itu seharusnya otomatis."
“Kami selalu hadir secara otomatis, termasuk di Ukraina. Ukraina bukanlah masalah kami. Itu adalah ujian, dan kami ada di sana untuk mereka, dan kami akan selalu ada untuk mereka. Mereka tidak ada di sana untuk kami.”
Trump juga secara khusus mengkritik Inggris dan Perdana Menteri Keir Starmer karena menolak terlibat dalam konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
“Kalian bahkan tidak punya angkatan laut. Kalian terlalu tua dan memiliki kapal induk yang tidak berfungsi,” katanya, merujuk pada kondisi armada kapal perang Inggris.
Baca Juga: NATO Cegat Rudal Iran yang Masuk Wilayah Udara Turki
“Saya tidak akan memberitahunya apa yang harus dilakukan. Dia bisa melakukan apa pun yang dia mau. Itu tidak masalah. Yang diinginkan Starmer hanyalah kincir angin mahal yang membuat harga energi Anda melambung tinggi.” Ujar Trump
Menanggapi pernyataan tersebut, Starmer tetap menegaskan dukungannya terhadap NATO dan menyebutnya sebagai aliansi militer paling efektif di dunia. Ia juga menekankan bahwa Inggris tidak akan terlibat dalam konflik tersebut.
“Ini bukan perang kita, dan kita tidak akan terseret ke dalamnya.”
Pernyataan Trump ini menandai meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Eropa, sekaligus memunculkan kekhawatiran baru terkait masa depan NATO dan stabilitas keamanan global.
Donald Trump mengatakan kepada The Telegraph: 'Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO. Saya selalu tahu mereka hanyalah macan kertas. (Telegraph)