NATO Cegat Rudal Iran yang Masuk Wilayah Udara Turki

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mar 2026, 06:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Iran meluncurkan rudal ke arah pangkalan-pangkalan militer AS di negara Teluk. ANTARA/Anadolu/py Ilustrasi - Iran meluncurkan rudal ke arah pangkalan-pangkalan militer AS di negara Teluk. ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Ankara - Kementerian Pertahanan Turki menyatakan bahwa pasukan NATO berhasil mencegat rudal terbaru yang diluncurkan dari Iran. Rudal tersebut merupakan yang keempat sejak konflik di Timur Tengah pecah.

Dilansir dari AFP, Selasa, 31 Maret 2026, otoritas setempat memastikan bahwa tidak ada satu pun dari empat proyektil tersebut yang mengenai wilayah Turki.

"Sebuah amunisi balistik, yang telah dipastikan ditembakkan dari Iran dan telah memasuki wilayah udara Turki, telah dinetralisir oleh pasukan pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur," kata pernyataan kementerian tersebut.

Sebagai anggota aliansi pertahanan yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Turki yang berbatasan langsung dengan Iran relatif terhindar dari serangan balasan Teheran, berbeda dengan sejumlah negara lain di kawasan.

Baca Juga: Perang AS-Iran, DPR Minta Mendagri Pastikan Layanan Publik Berjalan Baik

Pemerintah di Ankara, yang selama ini bersikap kritis terhadap Iran maupun Israel, berupaya keras agar tidak terseret dalam konflik yang dipicu serangan AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari.

"Mencegah negara kita terseret ke dalam neraka ini adalah prioritas utama kita," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Di sisi lain, Kedutaan Besar Iran di Turki membantah keterlibatan Teheran dalam peluncuran empat rudal yang memasuki wilayah udara Turki. Iran bahkan menawarkan pembentukan tim gabungan untuk menyelidiki insiden tersebut.

Meski demikian, Ankara sebelumnya telah mengumumkan bahwa NATO akan menambah sistem pertahanan udara Patriot di pangkalan militer Incirlik Air Base di Turki selatan, yang juga menjadi lokasi penempatan pasukan AS.

x|close