Ntvnews.id, Taheran - Angkatan Bersenjata Iran untuk pertama kalinya mengerahkan rudal canggih dalam serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel. Salah satu senjata yang digunakan adalah rudal balistik Sejjil missile.
"Untuk pertama kali dalam responsnya terhadap serangan AS-Israel, Iran meluncurkan rudal Sejjil," sebut Al Jazeera dalam laporannya.
Rudal tersebut disebut baru pertama kali dipakai dalam konflik yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.
Dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 17 Maret 2026, Sejjil menggunakan bahan bakar padat sehingga lebih sulit terdeteksi maupun dicegat saat berada di udara.
Informasi itu juga dikonfirmasi oleh media Iran, Press TV, yang melaporkan bahwa rudal Sejjil diluncurkan dalam gelombang ke-54 dari operasi militer bertajuk 'True Promise 4' yang menargetkan wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat.
Baca Juga: Trump Ditantang Iran: Kalau Berani, Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia!
Dalam laporan Press TV disebutkan bahwa rudal tersebut diarahkan untuk menghantam pusat komando dan kendali militer Israel serta berbagai infrastruktur militer penting lainnya.
Melalui unggahan di platform X, komandan Angkatan Udara Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Majid Mousavi, juga mengonfirmasi peluncuran rudal Sejjil dalam gelombang serangan balasan terbaru.
Di sisi lain, sejumlah media lokal Israel melaporkan bahwa sirene peringatan serangan udara berbunyi di berbagai wilayah negara tersebut, termasuk di ibu kota Tel Aviv, kawasan Herzliya, serta sedikitnya di 141 lokasi lainnya.
Arsip foto - Seorang pengunjuk rasa memegang model rudal Houthi selama protes terhadap serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza serta sanksi yang dipimpin AS terhadap kelompok Houthi di Sanaa, Yaman (16/2/2024). ANTARA/Xinhua/Mohammed Moham (Antara)
IRGC, seperti dilaporkan Press TV pada Senin, 16 Maret 2026, menyatakan bahwa operasi balasan tersebut dilakukan pada Minggu, 15 Maret 2026 waktu setempat dengan nama sandi operasi 'Ya Zahra'.
Dalam operasi tersebut, Iran disebut mengerahkan sejumlah jenis rudal dalam jumlah besar. Selain Sejjil, IRGC juga menggunakan rudal lain seperti Khorramshahr missile yang dikenal sebagai rudal super berat dengan hulu ledak ganda, serta rudal Kheybar missile, Qadr missile, dan Emad missile.
Ilustrasi - Sebuah rudal diluncurkan dari sebuah kapal perang selama latihan militer Iran. (ANTARA/Anadolu/am) (Antara)