Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Jalan dari Wilayah Jaksel, Lanjut Kumpul di Gambir

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mar 2026, 15:05
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Para pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Para pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. (Tangkapan layar)

Ntvnews.id, Jakarta - Polisi mengungkapkan titik awal perjalanan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Menurut Polda Metro Jaya, pelaku yang berjumlah empat orang dan menumpang dua motor, mengawali perjalanannya dari wilayah Jakarta Selatan (Jaksel).

Ini diketahui hasil pantauan CCTV yang rekamannya telah polisi amankan. Total hasil rekaman 88 CCTV yang diamankan petugas guna mengungkap kasus ini. 

"Pergerakan para pelaku ini dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik kumpul awal di Jalan Merdeka Timur atau sekitar depan Stasiun Gambir," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.

Lalu pada sore harinya, pelaku terekam mulai bergerak menuju Jalan Medan Merdeka Barat. Mereka kemudian sempat berputar-putar di kawasan Tugu Tani.

Baca Juga: Kepala Bakom: Pemerintah Kecam Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Baca Juga: Komnas HAM Kecam Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Para pelaku selanjutnya menuju kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Mereka kemudian menunggu korban hingga akhirnya korban pulang dan menuju SPBU Cikini.

"Ketika korban selesai acara di YLBHI, korban ini tidak langsung menuju ke tempat kejadian perkara namun sempat mengisi bahan bakar dulu di SPBU Cikini Raya, dan itu diikuti oleh pelaku," tutur Iman.

Para pelaku juga terekam CCTV yang ada di kawasan SPBU pada saat membuntuti Andrie Yunus sekitar pukul 23.32 hingga 23.35 WIB.

Mereka menunggu korban di depan KFC Cikini dengan dua sepeda motor yang berbeda. Usai korban mengisi bahan bakar minyak (BBM), pelaku langsung bergerak menuju Jalan Diponegoro sebelum berbelok ke arah Jalan Salemba I yang jadi lokasi penyiraman air keras.

"Saat kejadian pada pukul 23:37 hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 di Jalan Salemba 1 persimpangan Jalan Talang, wilayah Jakarta Pusat," papar Iman. 

Usai kejadian, dua motor pelaku berpencar ke arah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Para pelaku lalu kabur ke kawasan Kalibata, Ragunan hingga Bogor.

Polisi sejauh ini belum melakukan penangkapan terhadap pelaku. Penangkapan baru akan dilakukan, usai polisi memiliki bukti kuat yang berdasarkan scientific crime investigation atau pengungkapan tindak kejahatan secara ilmiah.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis, 12 Maret 2026 malam. Akibatnya ia mengalami luka bakar pada tubuhnya hingga 24 persen.

Peristiwa itu terjadi setelah Andrie rekaman podcast terkait militerisme di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat. 

x|close