Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka bagi Negara yang Patuhi Protokol

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mar 2026, 10:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sebuah kebakaran terjadi di kapal kargo Thailand setelah kapal tersebut ditembak di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026). ANTARA/Xinhua/HO-Angkatan Laut Kerajaan Thailand/aa. Sebuah kebakaran terjadi di kapal kargo Thailand setelah kapal tersebut ditembak di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026). ANTARA/Xinhua/HO-Angkatan Laut Kerajaan Thailand/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak ditutup dan tetap dapat dilalui kapal-kapal dari negara yang mematuhi aturan lalu lintas yang diberlakukan di kawasan tersebut, khususnya pada masa perang.

"Tentu negara-negara yang tidak bekerja sama dengan pihak musuh, dan mereka yang mematuhi protokol lalu lintas dari Selat Hormuz, khususnya pada saat perang, mereka bisa melewati Selat Hormuz," kata Dubes Boroujerdi di kediamannya di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.

Ia menekankan bahwa jalur pelayaran strategis itu masih terbuka bagi negara-negara yang tidak memberikan ruang bagi pihak musuh untuk memanfaatkan wilayah mereka sebagai basis serangan terhadap Iran.

Menurut Boroujerdi, terdapat contoh kapal dari Indonesia yang tetap diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Dia memberikan contoh dua kapal Indonesia yang berhasil diizinkan melewati Selat Hormuz.

Namun demikian, Boroujerdi menegaskan bahwa kawasan tersebut tetap menjadi area penting yang harus dijaga keamanannya oleh Iran, terutama di tengah serangan yang terus dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap negaranya.

Karena itu, kapal yang ingin melintas di jalur tersebut diminta mematuhi protokol lalu lintas yang berlaku selama masa konflik.

"Jika ini tidak aman bagi kami, maka tidak aman bagi semuanya. Protokol lalu lintas di Selat Hormuz pada saat perang mengizinkan (kapal-kapal untuk) lewat," katanya menegaskan.

Boroujerdi juga menyatakan bahwa hingga kini pihak yang ia sebut sebagai musuh imperialis dan Zionis masih melanjutkan serangan terhadap berbagai target sipil di Iran.

Ia menyebut serangan tersebut menyasar rumah warga, fasilitas sipil, serta sejumlah ruang publik lainnya.

Baca Juga: AS Tawarkan Hadiah Rp169,5 Miliar untuk yang Tahu Informasi Lokasi Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei

Iran, kata dia, akan terus memberikan perlawanan.

"Kami tidak akan kompromi dengan pihak musuh," katanya.

Menurutnya, pihak yang menyerang Iran harus mendapat pelajaran dari situasi yang terjadi saat ini.

"Dan kelihatannya kami masih jauh dari posisi tersebut," kata Dubes Boroujerdi.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah acara santunan kepada sekitar 200 siswi Muslim Indonesia di Jakarta untuk mengenang wafatnya 175 siswi di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran, akibat serangan gabungan AS dan Zionis Israel.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.

Baca Juga: Kemenlu: Pencarian 3 WNI Hilang di Selat Hormuz Masih Berlangsung

Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan besar serta menewaskan ratusan warga sipil, termasuk 175 siswi Sekolah Dasar Khusus Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran bagian selatan.

Aksi tersebut juga menyebabkan lebih dari 95 anak di sekolah tersebut mengalami luka-luka.

(Sumber: Antara)

x|close