Spanyol Tarik Dubes dari Israel Permanen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mar 2026, 05:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
PM Spanyol Pedro Sanchez. PM Spanyol Pedro Sanchez. (BBC)

Ntvnews.id, Madrid - Pemerintah Spanyol resmi mengumumkan penarikan duta besarnya dari Israel. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes terhadap operasi militer Israel di Iran dan konflik yang masih berlangsung di Gaza Strip.

Pengumuman itu disampaikan melalui keputusan resmi pemerintah yang dikeluarkan setelah rapat kabinet.

"Atas usulan Menteri Luar Negeri, Uni Eropa dan Kerja Sama, dan setelah pertimbangan oleh Dewan Menteri pada pertemuannya tanggal 10 Maret 2026, dengan ini saya memerintahkan pengakhiran penunjukan Ibu Ana María Sálomon Pérez sebagai Duta Besar Spanyol untuk Negara Israel," demikian bunyi pengumuman tersebut dilansir dari Al Jazeera, Kamis, 12 Maret 2026.

Penarikan tersebut menegaskan sikap Madrid yang selama ini dikenal sebagai salah satu suara paling kritis di kawasan Uni Eropa terhadap kebijakan militer Israel, baik dalam konflik di Gaza maupun dalam operasi terbaru terhadap Iran yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Kembali Ukir Kemenangan Beruntun

Setelah posisi duta besar dikosongkan, Kedutaan Besar Spanyol di Israel untuk sementara akan dipimpin oleh seorang kuasa usaha hingga keputusan diplomatik selanjutnya diambil pemerintah Spanyol.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, termasuk di antara sedikit pemimpin berhaluan kiri di Eropa yang secara terbuka mengecam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. ANTARA/Andolu Ajansi/pri. <b>(Antara)</b> Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. ANTARA/Andolu Ajansi/pri. (Antara)

Menurut Sanchez, serangan tersebut "tidak dapat dibenarkan" dan menegaskan bahwa sikap pemerintah Madrid adalah "tidak untuk perang".

Di sisi lain, pemerintahan Sanchez juga konsisten mengkritik operasi militer Israel di Gaza. Pada Oktober lalu, parlemen Spanyol bahkan menyetujui undang-undang yang menetapkan embargo senjata total terhadap Israel.

Kebijakan itu melarang secara permanen penjualan senjata, teknologi penggunaan ganda, serta berbagai peralatan militer kepada Israel sebagai respons terhadap konflik yang terjadi di Gaza.

x|close