Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 07:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden Rusia Vladimir Putin. (ANTARA/Xinhua/Cao Yang/aa Presiden Rusia Vladimir Putin. (ANTARA/Xinhua/Cao Yang/aa (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyampaikan ucapan selamat melalui telegram kepada Mojtaba Khamenei atas pengangkatannya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

Dalam pesan tersebut, Kremlin menyoroti tantangan besar yang dihadapi Iran di tengah situasi konflik bersenjata.

"Sekarang, ketika Iran menghadapi agresi bersenjata, pekerjaan Anda di jabatan tinggi ini tidak diragukan lagi akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang besar,” ujar pernyataan Istana Kremlin, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa 10 Maret 2026.

Kremlin juga menyampaikan keyakinannya bahwa Mojtaba mampu meneruskan kepemimpinan pendahulunya serta menjaga persatuan rakyat Iran di tengah situasi sulit.

Baca Juga: Putin Tawarkan Mediasi untuk Redakan Ketegangan Iran dan Negara Teluk

“Saya yakin Anda akan dengan terhormat melanjutkan pekerjaan ayah Anda dan menyatukan rakyat Iran dalam menghadapi cobaan berat," imbuh pernyataan Kremlin.

Dalam kesempatan itu, Putin kembali menegaskan komitmen Rusia untuk terus berdiri bersama Iran. Menurutnya, hubungan kedua negara akan tetap terjalin erat sebagaimana selama ini.

"Dari pihak saya, saya ingin menegaskan dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk Teheran dan solidaritas dengan teman-teman Iran kami. Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Republik Islam. Saya berharap Anda sukses dalam menyelesaikan tugas-tugas sulit di hadapan Anda, serta kesehatan dan kekuatan jiwa," katanya.

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei <b>(Istimewa)</b> Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Istimewa)

Mojtaba Khamenei yang kini berusia 56 tahun menjadi Pemimpin Tertinggi Iran ketiga sepanjang sejarah negara tersebut. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang sebelumnya memegang jabatan itu selama hampir empat dekade.

Pengangkatan Mojtaba juga mendapat respons dari Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Ia menilai penunjukan tersebut sebagai langkah penting untuk memperkuat persatuan nasional di tengah tekanan yang dihadapi negara itu.

Pemimpin tertinggi sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, menjabat selama 37 tahun. Ia meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah rumahnya di Teheran dihantam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

x|close