Iran Luncurkan Gelombang Rudal ke Israel Usai Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 09:19
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Iran menembakkan rudal pertamanya ke arah Israel setelah Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei resmi diangkat sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Serangan tersebut disebut langsung diarahkan ke wilayah yang diduduki Israel.

Dilaporkan kantor berita AFP pada Senin (9/3/2026), televisi pemerintah Iran, IRIB, menyatakan bahwa rudal itu merupakan gelombang pertama serangan yang diluncurkan di bawah kepemimpinan baru tersebut. Hingga kini belum dijelaskan secara rinci kota mana yang menjadi target serangan.

"Iran meluncurkan gelombang pertama rudal di bawah kepemimpinan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei ke arah wilayah pendudukan," kata IRIB di saluran Telegramnya.

Baca Juga: Profil Mojtaba Khamenei, Putra Ayatollah Khamenei yang Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Akun Telegram milik IRIB juga mengunggah gambar sebuah proyektil yang bertuliskan slogan "At Your Command, Sayyid Mojtaba,".

Pengumuman serangan rudal ini muncul tidak lama setelah Majelis Pakar Iran menetapkan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi yang baru. Mojtaba sebelumnya memang telah lama disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi ayahnya, Ali Khamenei.

Di sisi lain, Israel menyatakan terus mencermati perkembangan kepemimpinan baru di Iran setelah berakhirnya era Ali Khamenei. Pemerintah Israel menegaskan sikap keras terhadap siapa pun yang melanjutkan kebijakan Iran yang dianggap mengancam negara tersebut.

Baca Juga: Presiden Iran: Kami Akan Balas Serangan dari Negara Mana Pun

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan menyampaikan ancaman langsung terhadap pemimpin Iran yang baru. Menurutnya, militer Israel akan menargetkan siapa pun yang memimpin Iran dan tetap menjalankan rencana untuk menyerang Israel.

"Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk terus memimpin rencana menghancurkan Israel, mengancam AS dan dunia bebas dan negara-negara di kawasan ini, dan menindas rakyat Iran, akan menjadi target yang jelas untuk dieliminasi," tegas Katz dalam pernyataannya, seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (4/3).

"Tidak peduli siapa namanya atau di mana dia bersembunyi," cetusnya.

x|close