Jakarta dan Jeju Jalin Kerja Sama Sister City, Pramono Dorong Kolaborasi Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Apr 2026, 21:05
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Gubernur Jeju Oh Young-hun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Gubernur Jeju Oh Young-hun (Humas Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama sister city dengan Provinsi Jeju, Korea Selatan sebagai langkah strategis memperkuat posisi Jakarta di panggung internasional.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Gubernur Jeju, Oh Young-hun, di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul, Sabtu, 25 April 2026.

Kerja sama Jakarta dan Jeju ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pariwisata, energi terbarukan, hingga pengembangan ekonomi, pertanian, dan perikanan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus membuka peluang investasi baru bagi kedua wilayah.

Baca Juga: Pramono Pertemuan Bilateral dengan Shenzhen Metro Group, Dorong Transportasi Terintegrasi di Jakarta

Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, sebagai bentuk dukungan diplomasi dalam memperkuat hubungan bilateral.

Pramono menegaskan, kemitraan dengan Jeju memiliki nilai strategis, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan dan energi hijau yang kini menjadi fokus utama banyak kota global.

Baca Juga: Pramono Bertemu Executive Vice Mayor Shenzhen: Jakarta-Shenzhen Targetkan Sister City November 2026

"Jeju merupakan mitra strategis, terutama dalam pengembangan pariwisata dan energi berkelanjutan. Kami ingin kerja sama ini memberikan dampak konkret bagi masyarakat di kedua wilayah," ujarnya.

Lebih lanjut, Pramono optimistis kolaborasi ini akan mempercepat langkah Jakarta menuju target masuk dalam jajaran 50 besar kota global dunia pada tahun 2030.

Menurutnya, sinergi lintas negara seperti ini menjadi kunci untuk menciptakan kota yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat internasional.

“Kami berkomitmen mewujudkan masa depan yang lebih terhubung, inklusif, dan berkelanjutan bagi Jakarta dan Jeju,” pungkas Pramono Anung.

x|close