Ntvnews.id, Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik Bonatua Silalahi menyampaikan perkembangan baru terkait permohonan informasi publik mengenai dokumen pendidikan Joko Widodo. Ia mengumumkan bahwa dirinya telah menerima salinan fotokopi ijazah yang digunakan Jokowi saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Surakarta pada 2005 dan 2010.
Menurut Bonatua, dokumen tersebut dikirim secara resmi oleh KPUD Kota Surakarta melalui email pada Kamis pukul 16.00 WIB.
Dengan diterimanya berkas ini, seluruh ijazah yang pernah digunakan Jokowi dalam jenjang karier politiknya, mulai dari Wali Kota, Gubernur, hingga Presiden, telah terkumpul sepenuhnya dalam arsip permohonan informasi publik yang ia perjuangkan selama ini.
Baca Juga: Bareskrim Sita Aset PT Dana Syariah Indonesia
Ia menegaskan bahwa proses selanjutnya akan ditempuh secara terbuka dan tetap berada dalam jalur yang sesuai ketentuan hukum.
“Rekan-rekan, kabar baik. Kemarin pukul 16.00 WIB, saya telah menerima salinan fotokopi ijazah Jokowi yang dipakai saat mencalonkan diri sebagai Walikota Surakarta 2005 dan 2010, dikirim resmi oleh KPUD Kota Surakarta via email,” ungkap Bonatua.
Baca Juga: Praabowo: Waspada Ancaman Kelompok yang Ingin Gagalkan Perdamaian Gaza
“Dengan dokumen ini, seluruh ijazah yang digunakan Jokowi selama menjabat sebagai Walikota, Gubernur, hingga Presiden kini sudah lengkap dalam arsip permohonan informasi publik yang saya perjuangkan. Langkah selanjutnya akan saya jalankan secara transparan dan sesuai koridor hukum,” tambahnya.
Pengumuman ini menandai tahapan baru dalam upaya Bonatua untuk memastikan keterbukaan informasi publik terkait riwayat pendidikan tokoh yang saat ini memimpin Indonesia.
Bonatua Silalahi (NTV)