Prabowo Sebut Efisiensi Anggaran Lebih Dulu dari AS, Hemat 18 Miliar Dolar dalam Tiga Bulan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Feb 2026, 11:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo di hadapan para pengusaha-pengusaha ternama AS dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat Prabowo di hadapan para pengusaha-pengusaha ternama AS dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - 
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia telah lebih dulu menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sebelum langkah serupa diadopsi Amerika Serikat melalui Department of Government Efficiency (DOGE).

Dalam Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026 sore waktu setempat, Presiden Prabowo mengungkapkan kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintahannya mampu menghemat sekitar 18 miliar dolar AS hanya dalam tiga bulan.

Penghematan tersebut diperoleh dari pemangkasan proyek yang dinilai tidak produktif, pemborosan belanja negara, pembatalan berbagai kegiatan seremonial, serta pengurangan perjalanan dinas luar negeri yang tidak mendesak.

Baca Juga: Tahlilan di Depan Rumah Jokowi Viral, Ajudan Bilang Begini

"Mungkin mirip dengan yang diupayakan di Amerika Serikat melalui Department of Government Efficiency. Tapi saya memulainya beberapa bulan lebih awal," kata Presiden Prabowo.

Presiden menjelaskan salah satu pos anggaran yang dipangkas adalah biaya seremoni di kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai peringatan hari jadi. Ia menilai perayaan dapat dilakukan secara sederhana di lingkungan kantor tanpa membebani keuangan negara.

Selain itu, pemerintah juga memangkas perjalanan dinas luar negeri yang selama ini menelan anggaran hingga miliaran dolar AS per tahun. Kegiatan studi banding dan kunjungan yang tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan pembangunan mendesak turut dikurangi.

Prabowo di hadapan para pengusaha-pengusaha ternama AS dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat <b>(Antara)</b> Prabowo di hadapan para pengusaha-pengusaha ternama AS dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat (Antara)

Presiden Prabowo menegaskan dana hasil efisiensi tidak dibiarkan mengendap, melainkan dialihkan untuk mendukung program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengatakan tanpa langkah penghematan yang ketat, anggaran berpotensi terbuang percuma atau masuk dalam praktik korupsi serta belanja yang tidak efektif. Karena itu, realokasi anggaran dipilih sebagai strategi untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan menekan angka stunting.

Dengan dana hasil efisiensi tersebut, pemerintah telah menyediakan makan gratis bagi lebih dari 60 juta penerima manfaat yang mencakup pelajar, ibu hamil dan menyusui, serta lanjut usia.

Baca Juga: IHSG Menguat pada Pembukaan Perdagangan Kamis Pagi

Saat ini, sekitar 23.000 dapur MBG telah beroperasi di berbagai desa, dengan masing-masing dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, terutama ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan.

Program MBG juga memberikan dampak berganda pada sektor pertanian dan peternakan karena setiap dapur membutuhkan pasokan telur, ayam, sayuran, dan bahan pangan lainnya, sehingga menciptakan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal.

"Dana yang berhasil saya selamatkan itulah, yang saya alokasikan ulang untuk program-program prioritas. Saya dituduh boros dan lain-lain. Tidak, ini adalah realokasi sumber daya," pungkasnya.

x|close