Ntvnews.id, Waashington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pesan khusus kepada umat Muslim, khususnya yang berada di Amerika Serikat, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Trump menyampaikan harapan terbaik bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci tersebut.
Ucapan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang dirilis Gedung Putih di situs whitehouse.gov pada Selasa, 17 Februari waktu setempat.
"Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semuanya yang merayakan Ramadan," kata Trump dalam pernyataannya, seperti dikutip Anadolu Agency pada Rabu, 18 Februari 2026.
"Setiap Ramadan merupakan musim yang penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, meditasi reflektif, dan apresiasi atas berkah Tuhan yang tak terhitung jumlahnya," sebut Trump.
Baca Juga: Vatikan Tolak Bergabung dengan Board of Peace Bikinan Trump, Tegaskan Hal Ini
Ia juga menekankan bahwa Ramadan menjadi momen penting bagi banyak warga Amerika, terutama dalam memperkuat praktik ibadah dan nilai kebersamaan.
"Masa ini suci bagi banyak warga Amerika, yang menekankan doa dan puasa, memperkuat ikatan keluarga dan komunitas, serta menegaskan nilai-nilai bersama tentang kasih sayang, amal, belas kasihan, dan kerendahan hati," imbuh pernyataan Trump.
Lebih lanjut, Trump menyinggung pentingnya kebebasan beragama dan beribadah di Amerika Serikat, serta menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menjamin hak tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)
"Hak yang diberikan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas bangsa kita dan pilar kemakmuran serta kekuatan kita. Karena alasan ini, setiap hari, pemerintahan saya memastikan bahwa semua warga negara dapat menjalankan keyakinan mereka, mengikuti hari nurani mereka, dan beribadah secara bebas -- karena kebebasan beragama berarti kebebasan untuk menjalankan agama Anda dengan bangga dan tanpa takut akan penganiayaan," tegasnya.
Trump juga menyampaikan doa dan harapan untuk kedamaian serta keberkahan di seluruh dunia selama Ramadan.
Baca Juga: Danantara Rampungkan 1.398 Unit Huntara untuk Korban Bencana di Sumatera
"Di musim yang penuh rahmat dan kebaikan ini, saya memanjatkan doa untuk kebahagiaan dan keberkahan di rumah, persatuan dan perdamaian di seluruh dunia, dan berkah di tahun yang akan datang," kata Trump dalam pernyataannya.
Sejumlah negara Arab dan Muslim mulai menjalankan puasa Ramadan pada Rabu, 18 Februari, sementara negara lain memulai pada Kamis, 19 Februari, termasuk Indonesia, Turki, Oman, Singapura, dan Australia. Umat Muslim di Amerika Serikat juga memulai Ramadan pada Rabu, 18 Februari, setelah Dewan Fiqih Amerika Utara menetapkan tanggal tersebut sebagai awal Ramadan.
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py. (Antara)