BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat 15 - 21 Februari 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Feb 2026, 18:40
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
kondisi dinamika atmosfer pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 07.00 WIB, menunjukkan adanya Bibit Siklon Tropis 98P yang terpantau berada di daratan Australia bagian utara serta Siklon Tropis Penha yang berada di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina. (ANTARA/HO-BMKG) kondisi dinamika atmosfer pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 07.00 WIB, menunjukkan adanya Bibit Siklon Tropis 98P yang terpantau berada di daratan Australia bagian utara serta Siklon Tropis Penha yang berada di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina. (ANTARA/HO-BMKG) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 15 Februari 2026 hingga 21 Februari 2026. Kondisi ini dipicu oleh menguatnya Monsun Asia yang berdampak pada dinamika cuaca nasional.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, 15 Februari 2026, menjelaskan bahwa hasil analisis menunjukkan aliran angin baratan menjadi lebih dominan akibat penguatan Monsun Asia.

Situasi ini mempercepat pembentukan awan-awan konvektif, terutama di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.

Selain itu, kondisi atmosfer semakin dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation yang saat ini berada di fase Samudra Hindia. Fenomena tersebut diperkuat oleh gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby yang mendorong terbentuknya perlambatan serta belokan angin atau konvergensi, khususnya di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa hingga wilayah Nusa Tenggara.

Ia menyampaikan bahwa perpaduan berbagai faktor dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Hujan tersebut juga dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah selama periode 15 Februari 2026 sampai dengan 21 Februari 2026.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Laut Tinggi 11-14 Februari

BMKG memprakirakan pada 15 Februari 2026 hingga 16 Februari 2026 hujan lebat berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.

Memasuki 17 Februari 2026 hingga 18 Februari 2026, potensi hujan lebat diperkirakan masih berlangsung di Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Sementara pada 19 Februari 2026, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta Papua Pegunungan.

Baca Juga: BMKG: Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Jenis Megathrust

Adapun pada 20 Februari 2026 hingga 21 Februari 2026, potensi hujan lebat diprakirakan berlanjut di Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Pelaksana harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menambahkan pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan memperkuat langkah kesiapsiagaan dan mitigasi sesuai dengan tingkat risiko masing-masing wilayah guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.

BMKG juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor, agar tetap waspada.

Warga diminta menghindari aktivitas di daerah aliran sungai maupun lereng curam, serta selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan darat, laut, ataupun udara.

(Sumber: Antara) 

x|close