BMKG Ungkap Potensi Hujan di Cisarua Masih Tinggi Hingga Sepekan ke Depan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 22:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Situasi saat proses pencarian terhadap korban longsor dihentikan sementara akibat cuaca buruk di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 30 Januari 2026. ANTARA/Rubby Jovan Situasi saat proses pencarian terhadap korban longsor dihentikan sementara akibat cuaca buruk di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat, 30 Januari 2026. ANTARA/Rubby Jovan (Antara)

Ntvnews.id, Bandung Barat - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung mengungkapkan potensi hujan di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, masih tergolong tinggi hingga satu pekan ke depan. Intensitas hujan diprakirakan bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat.

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan kondisi cuaca di wilayah tersebut belum menunjukkan perubahan yang berarti dibandingkan hari sebelumnya. Potensi hujan dengan intensitas serupa masih akan mendominasi dalam beberapa hari mendatang.

“Masih sama seperti kemarin. Kita lihat juga bahwa sepekan ke depan potensinya masih sama. Hujan ringan hingga lebat masih berpotensi untuk wilayah Cisarua ini khususnya,” kata Teguh di Bandung, Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menekankan bahwa situasi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan yang terus diperkuat, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat, mengingat potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

Baca Juga: Polda Jabar: Temuan Kerangka Manusia Bukan Korban Longsor Cisarua

“Sehingga penguatan-penguatan dari berbagai sektor harus tetap ditingkatkan. Kemudian masyarakat juga tetap harus waspada,” ujarnya.

Teguh menjelaskan tingginya potensi hujan tidak terlepas dari posisi Jawa Barat yang saat ini berada pada fase puncak musim hujan. Kondisi ini membuat curah hujan cenderung meningkat dibandingkan periode lainnya.

“Kalau puncak musim hujan, ya pasti intensitasnya naik. Apalagi ini di titik puncaknya, tentunya intensitasnya semakin tinggi,” katanya.

Baca Juga: SAR Pastikan Video Viral di Cisarua Bukan Longsor Susulan

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan pihaknya telah mengerahkan dua unit pesawat untuk operasi modifikasi cuaca. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi curah hujan tinggi sekaligus mendukung proses pencarian korban di wilayah terdampak.

Menurut Suharyanto, keberadaan dua pesawat yang ditempatkan di wilayah Bandung Barat cukup membantu upaya di lapangan karena mampu menurunkan intensitas hujan.

“Operasi modifikasi ini bukan menghentikan sama sekali, tapi mengurangi. Kita terus berusaha. Tadi rapat dengan BMKG, curah hujan diperkirakan sampai besok jam satu siang masih seperti ini,” kata Suharyanto.

(Sumber: Antara) 

x|close