Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Ekonomi di Istana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 14:17
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri yang membidangi sektor perekonomian di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi pemerintah dalam membahas berbagai isu ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terlihat tiba di kompleks Istana sekitar pukul 13.07 WIB. Namun, ia belum membeberkan secara rinci agenda yang akan dibahas dalam rapat bersama Presiden.

"Nanti kita tunggu ya," kata Airlangga.

Airlangga juga menyinggung pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah pengusaha nasional yang berlangsung pada Senin, 9 Februari dan Selasa 10 Februari 2026. Menurutnya, pertemuan tersebut membahas kondisi dan perkembangan ekonomi nasional. Ia mengisyaratkan bahwa rapat terbatas hari ini masih berkaitan dengan hasil audiensi tersebut.

Baca Juga: Negosiasi Tarif Trump, Airlangga Ungkap RI Siap Serap Kedelai hingga Gandum dari AS

"Kita tunggu saja nanti yang di dalam," imbuhnya.

Di kesempatan terpisah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa kehadirannya dalam rapat tersebut untuk melaporkan situasi pangan nasional kepada Presiden. Fokus laporan mencakup komoditas utama seperti beras dan jagung, termasuk aspek hilirisasi serta stabilitas harga dan stok.

"Progres pangan khususnya beras, kemudian jagung dan hilirisasi, harga juga, stok pangan," kata Amran.

Selain Airlangga dan Amran, sejumlah pejabat turut menghadiri rapat terbatas tersebut. Mereka di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria.

Rapat ini menjadi bagian dari agenda rutin pemerintah dalam memantau kondisi ekonomi dan memastikan berbagai kebijakan berjalan sesuai rencana.

x|close