Napi Bunuh Ibu, Istri, dan Anak Saat Dibebaskan Sementara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 11:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Tahanan di dalam penjara. ANTARA/HO-Shutterstock/pri Ilustrasi - Tahanan di dalam penjara. ANTARA/HO-Shutterstock/pri (Antara)

Ntvnews.id, Ankara - Seorang narapidana di Ankara, Turki, diduga membunuh tiga perempuan yang masih satu keluarga. Peristiwa ini memicu kemarahan kelompok feminis, yang menyebut pelaku merupakan anggota keluarga korban yang tengah menjalani hukuman penjara dan dibebaskan sementara dengan izin harian.

Mengutip AFP, Rabu, 11 Februari, tiga korban merupakan ibu, istri, dan putri pelaku. Setelah melakukan pembunuhan terhadap keluarganya, pelaku kemudian menembak dirinya sendiri.

"Tahun lalu, enam wanita dibunuh oleh narapidana yang melarikan diri dari penjara atau dibebaskan sementara. Menteri Kehakiman dan Menteri Dalam Negeri tidak mengatakan apa pun dan tidak ada yang bertanggung jawab! Dan hari ini, narapidana lain kembali menebar teror," tulis Komite Solidaritas Perempuan di X.

Baca Juga: Pebisnis dan Politisi Jimmy Lai Divonis 20 Tahun Penjara

Menurut laporan kantor berita Turki, DHA, tersangka yang menjalani hukuman di wilayah barat laut Turki atas kasus penipuan dan ancaman bersenjata, dibebaskan dari penjara pada awal Februari selama 11 hari. Kelompok advokasi perempuan We Will Stop Femicide turut mengecam pembunuhan tersebut dan menyerukan aksi protes di Ankara.

Data dari kelompok itu menunjukkan pada 2025 terdapat 294 perempuan yang dibunuh oleh pria, sementara 297 perempuan lainnya ditemukan tewas dalam kondisi mencurigakan. Dari total korban pembunuhan, sekitar 35 persen tewas di tangan suami, dan 57 persen dibunuh menggunakan senjata api.

x|close