Sugiono Ungkap Gerindra Gelar Syukuran HUT ke-18 di Kertanegara Malam Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Feb 2026, 17:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Luar Negeri Sugiono Menteri Luar Negeri Sugiono (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sugiono mengungkapkan rencana pelaksanaan syukuran dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-18 partai berlambang burung garuda tersebut. Acara dijadwalkan berlangsung pada malam hari di kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara Nomor 4, Jakarta Selatan, dan akan dipimpin langsung oleh Prabowo.

"Kita potong tumpeng gitu kan. DPP mengundang tokoh-tokoh partai yang ada di Jakarta yang berkesempatan untuk hadir," kata Sugiono di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Sugiono menjelaskan, rangkaian acara akan diawali dengan doa bersama yang ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah. Doa juga dipanjatkan untuk kondisi global agar tidak terjadi eskalasi baru di berbagai belahan dunia.

"Ketua umum akan menyampaikan arahannya dalam rangka menguatkan lagi kesatuan dan kohesi partai, dan kurang lebih seperti itu," katanya.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Kenaikan Gaji Hakim Tetap Jalan Meski Ada Kasus OTT

Pada kesempatan tersebut, Sugiono turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra. Ia kembali mengingatkan seluruh kader bahwa perjuangan membangun partai sejak awal dilandasi satu tujuan besar, yakni mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

"Yaitu sebuah negara yang bersatu, berdaulat, rakyatnya adil, rakyat ada keadilan, rakyatnya makmur. Dan saya kira sampai hari ini upaya, cita-cita dan idealisme serta perjuangan tersebut masih sama, masih relevan," ujar Sugiono.

"Dan saya ingatkan kembali kepada semuanya untuk tetap berpegang teguh pada cita-cita tersebut, dan jati diri kita untuk menjadikan bangsa ini bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain di dunia, karena keadilan dan kesejahteraan rakyatnya," lanjutnya.

x|close