Ntvnews.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada Senin (2/2/2026). BMKG menegaskan perlunya kewaspadaan masyarakat karena kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan potensi hujan disertai fenomena cuaca signifikan.
Menurut prakiraan resmi BMKG, cuaca di sebagian besar wilayah Jabodetabek diprediksi berada pada kondisi berawan hingga berawan tebal. Potensi hujan ringan hingga sedang tetap ada, dan beberapa area berpeluang mengalami hujan yang disertai kilat/petir serta angin kencang.
Pada periode pagi hingga siang, awan tebal diperkirakan mendominasi langit. Hujan ringan dapat turun di sejumlah titik seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten dan Kota Tangerang.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Kualitas BBM Terjaga Lewat Pengujian Berlapis di IT Balongan
Memasuki siang menuju sore, BMKG memprakirakan kondisi berawan tebal masih bertahan, sementara potensi hujan ringan tetap terbuka di beberapa wilayah.
Suhu udara di Kota dan Kabupaten Bogor berada pada kisaran 20–28 derajat Celsius, sementara wilayah Jabodetabek lainnya berada pada rentang 24–30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan cukup tinggi, yakni berkisar 72–96 persen. Angin permukaan bertiup dari Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan, untuk tetap berhati-hati. Potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, seluruh Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kabupaten dan Kota Tangerang, Tangerang Selatan, serta Kabupaten dan Kota Bogor.
Ilustrasi Hujan Deras (Japan News)