Profil Friderica Widyasari Dewi, dari Artis Lawas, Istri Kepala BNPT Kini Ketua OJK yang Baru

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jan 2026, 19:58
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Profil Friderica Widyasari Dewi Profil Friderica Widyasari Dewi (IDX)

Ntvnews.id, JakartaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengumumkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru, menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara, Sabtu, 31 Januari 2026.

Sebelumnya, pengunduran diri Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar serta Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga menjabat Ketua Komite Etik merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, telah disampaikan kepada publik pada Jumat, 30 Januari 2026 malam dalam waktu yang berbeda.

Sebelum dipercaya mengemban jabatan sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menjalankan tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Baca Juga: Persib Bandung Hajar Persis Solo dengan Skor 1-0

Selain Friderica, OJK juga mengumumkan penunjukan Hasan Fawzi sebagai pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, posisi yang sebelumnya dipegang oleh Inarno Djajadi sebelum mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026.

Penunjukan Anggota Dewan Komisioner Pengganti tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Dewan Komisioner OJK dan merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan OJK untuk menjaga stabilitas organisasi dalam menjalankan fungsi serta tugasnya.

"Keputusan jabatan Pejabat Pengganti ini berlaku efektif tanggal 31 Januari 2026," demikian disampaikan dalam keterangan resmi OJK, Sabtu, 31 Januari 2026.

Profil Friderica Widyasari Dewi

Friderica Widyasari Dewi merupakan perempuan kelahiran Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Dia terkenal sebagai artis lawas tahun 90-an. kini dia juga istri dari Kepala BNPT Komjen (Purn) Eddy Hartono. 

Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelar tersebut pada 2001. Setelah itu, Friderica melanjutkan studi ke California State University, Amerika Serikat, hingga memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2004.

Profil Friderica Widyasari Dewi <b>(IDX)</b> Profil Friderica Widyasari Dewi (IDX)

Perempuan yang akrab disapa Kiki ini kemudian kembali melanjutkan pendidikan akademiknya di tanah air. Ia berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada pada 2019.

Dalam dunia pasar keuangan nasional, Friderica bukanlah sosok baru. Rekam jejak kariernya di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah berlangsung lebih dari satu dekade. Ia mulai berkiprah di BEI sejak 2005 dan kemudian dipercaya menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar BEI pada periode 2009 hingga 2015.

Kariernya selanjutnya berlanjut di lembaga self-regulatory organization (SRO) lainnya, yakni PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Di lembaga tersebut, Friderica menjabat sebagai Direktur Keuangan pada 2015–2016. Setelah itu, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Utama PT KSEI selama periode 2016–2019.

Pada tahun-tahun berikutnya, Friderica melanjutkan kiprahnya di industri pasar modal dengan menjabat sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada periode 2020–2022.

Selain pengalaman profesional yang panjang, Friderica juga memiliki sejumlah sertifikasi di bidang pasar modal. Ia tercatat mengantongi sertifikat Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2019.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan pengunduran diri empat pejabat OJK secara bersamaan pada Jumat, 30 Januari 2026, Langkah tersebut terjadi di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari berturut-turut.

Nama-nama yang mengundurkan diri antara lain Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar serta Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga menjabat Ketua Komite Etik merangkap Anggota Dewan Komisioner, Mirza Adityaswara.

Selain itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi juga turut mengundurkan diri. Pejabat lainnya yang ikut melepas jabatan adalah Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, I. B. Aditya Jayaantara, yang baru dilantik pada Senin, 5 Januari 2026.

Ke depan, OJK menegaskan komitmennya untuk menjamin kesinambungan kepemimpinan serta kelancaran pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen dan masyarakat melalui penunjukan pejabat pengganti anggota Dewan Komisioner (ADK).

x|close