Ntvnews.id, Bener Meriah - Pemasangan jembatan bailey sudah dilakukan serempak di sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh seiring sudah siapnya material di lokasi. Tak lama lagi, sejumlah jembatan bailey ini akan kembali menghubungkan jalan-jalan utama di Aceh pascabencana akhir November 2025 lalu.
Hal ini tampak di Jalan Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, pada Selasa, 27 Januari 2026. Petugas sedang menggeser rangka yang sudah terpasang ke lokasi jembatan hingga kedua ujungnya bertemu dengan tumpuan di sisi seberang. Penyetelan dilakukan untuk memastikan jembatan terpasang tepat.
Jembatan bailey di Uning Baro, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, juga sedang dikebut. Petugas tampak sibuk menggeser rangka yang sudah terpasang ke lokasi jembatan. Petugas fokus menyetel jembatan untuk memastikan posisi jembatan tepat dan rapat.
Progres pembangunan jembatan bailey di Wisata Laut Jangka, Kabupaten Bireuen, juga sudah terlihat. Petugas tampak tengah mengoperasikan ekskavatoor untuk mengeraskan ujung jalan menuju jembatan.
Baca Juga: Update Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh, 18 Unit Sudah Rampung dan Bisa Dilalui
Jembatan bailey di PLTA Angkup, Aceh Tengah. (Istimewa)
Sementara itu di Matang Serdang, Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara, jembatan bailey juga sedang berproses. Tampak ekskavator sibuk mengangkut material ke dalam truk untuk dipakai sebagai penguat jalan. Sejumlah prajurit juga tengah memotong kayu memanfaatkan material sekitar untuk membangun jembatan.
Untuk jembatan bailey di PLTA Angkup, Aceh Tengah, pembangunannya sudah hampir rampung. Pantauan di lapangan, petugas TNI tengah memasang papan lantai jembatan dan pengunci lantai agar menjadi permukaan jalan yang rata dan kokoh.
Sama halnya dengan jembatan bailey yang terus dipercepat pembangunannya di Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Pembangunan jembatan bailey di sini sudah memasuki pemasangan gelagar melintang (transverse beams) dan balok-balok lantai (stringers).
Baca Juga: Percepat Konektivitas usai Bencana, Jembatan Bailey, Armco, dan Gantung Terus Dibangun di Sumbar
Sejumlah anggota TNI tampak memasang lantai jembatan (decking) dan pengunci lantai agar menjadi permukaan jalan yang rata dan kokoh. Beberapa anggota TNI juga tengah memperkuat fondasi atau tumpuan (abutment) untuk menopang berat jembatan.
Jalan di sekitarnya juga sudah tampak rata dan mengeras. Alat berat sudah bisa beroperasi untuk mengangkat rangka jembatan yang sudah dirakit.
Hingga Sabtu, 24 Januari 2026, sebanyak 18 jembatan bailey sudah rampung 100 persen di Aceh. Masyarakat sudah bisa memanfaatkan jembatan itu untuk keperluan sehari-hari.
Total ada 54 titik yang membutuhkan konektivitas melalui jembatan bailey di Aceh. Sebanyak enam jembatan dalam tahap pengerjaan dengan progres di atas 50 persen dan sebanyak 30 titik masih dalam tahap persiapan.
Jembatan Bailey di Jalan Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, pada Selasa, 27 Januari 2026. (Istimewa)