Ntvnews.id, Jakarta - Peredaran podgeter belakangan mencuri perhatian publik setelah diungkap secara terbuka oleh DJ Dinar Candy melalui media sosial. Ia menyoroti keberadaan rokok elektronik jenis tertentu yang disebut-sebut mampu memicu efek ekstrem pada penggunanya, mulai dari sensasi melayang, halusinasi, hingga kehilangan kendali diri.
Berbeda dengan vape pada umumnya, podgeter digambarkan sebagai rokok elektronik berukuran kecil yang cairannya telah dicampur zat tertentu. Campuran ini diduga bekerja cepat ketika dihirup, memberikan efek instan yang memengaruhi kesadaran dan kondisi mental pengguna dalam waktu singkat.
Dinar Candy mengungkap bahwa podgeter kerap ditawarkan secara sembunyi-sembunyi, terutama di lingkungan tempat hiburan malam. Modusnya pun terkesan sepele, disamarkan sebagai vape biasa namun dengan janji sensasi yang lebih kuat. Ia menilai tawaran tersebut sangat berbahaya, terutama bagi anak muda yang mudah tergoda.
"Wahai anak-anak muda, hati-hati sama podgeter itu berbahaya, jadi beberapa kali di club ada anak muda yang nawarin podgeter berupa kek vape gitu tapi kecil 'teh coba sedot ini nanti enak melayang sampai pagi'," ujarnya.
Efek yang ditimbulkan podgeter tidak sekadar membuat rileks. Zat yang terkandung di dalamnya diduga bersifat psikoaktif dan bekerja langsung pada sistem saraf pusat. Saat masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan, zat tersebut dapat memicu halusinasi, rasa melayang berlebihan, hingga hilangnya kontrol atas diri sendiri.
Dalam kondisi tertentu, pengguna bisa mengalami perubahan perilaku tanpa disadari. Kendali diri melemah, kesadaran menurun, dan respons terhadap lingkungan sekitar menjadi tidak normal. Situasi ini membuka risiko tindakan di luar nalar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Pengalaman pribadi Dinar memperkuat kekhawatirannya terhadap efek tersebut. Ia mengaku pernah menyaksikan langsung seseorang yang terlihat kehilangan kontrol setelah terpapar podgeter, bahkan berusaha mengajak orang lain untuk ikut menggunakannya.
"Karena aku boxing sorry bro aku olahraga gak ngerokok, pas kesini-kesini tambah lagi ada seorang cewek out of control terus-terusan fotoin favegeter itu buat ngajak make bareng, itu bahaya loh. Buat ibu-ibu, bapak di rumah anak-anak yang beranjak dewasa diawasin podgeter itu bahaya loh narkocoy (narkoba)," ujarnya.
Menurutnya, kondisi “out of control” tersebut menjadi bukti nyata bahwa efek podgeter tidak bisa dianggap ringan. Bentuknya yang menyerupai vape membuat banyak orang tidak menyadari bahaya di baliknya, padahal dampaknya bisa langsung menyerang kesadaran dan perilaku.
Fenomena podgeter menjadi peringatan serius, terutama bagi orang tua dan lingkungan sekitar anak muda. Tanpa pengawasan dan pemahaman yang cukup, rokok elektronik berbahaya ini berpotensi menyeret penggunanya ke kondisi halusinatif dan kehilangan kendali yang sulit diprediksi akibatnya.
Ilustrasi Vape, rokok elektrik. (Instagram)