Serangan Drone Ukraina Guncang Wilayah Perbatasan Rusia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Drone atau pesawat nirawak. (ANTARA/Xinhua) Ilustrasi - Drone atau pesawat nirawak. (ANTARA/Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Gelombang serangan drone yang dilancarkan Ukraina menghantam sejumlah kawasan perbatasan Rusia. Akibat rentetan serangan tersebut, sedikitnya dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Dilansir dari AFP, Kamis, 15 Januari 2026, salah satu serangan drone Ukraina mengenai wilayah Kota Rostov-on-Don dan memicu kebakaran di sebuah gedung permukiman.

Gubernur Rostov Oblast, Yuri Slyusar, melalui pernyataan di Telegram, menyampaikan bahwa jenazah seorang pria ditemukan di puing-puing salah satu apartemen yang terbakar.

Wilayah Rostov diketahui menjadi pusat militer utama bagi operasi militer Rusia di Ukraina selama empat tahun terakhir.

Selain itu, empat orang lainnya, termasuk seorang balita berusia empat tahun, mengalami luka-luka akibat serangan yang menghantam area lain di Rostov. Serangan tersebut juga memicu kebakaran di sejumlah kawasan industri setempat.

Baca Juga: Ukraina Dituduh Lakukan Serangan Drone Ke Kafe dan Hotel di Kherson, 24 Orang Meninggal

Serangan drone Ukraina turut menyasar wilayah Belgorod di perbatasan Rusia. Gubernur setempat, Vyacheslav Gladkov, melaporkan melalui Telegram bahwa seorang perempuan tewas dan seorang pria terluka setelah sebuah drone Ukraina menghantam kendaraan di wilayah tersebut.

Wilayah Belgorod memang kerap menjadi sasaran serangan drone dari Ukraina dan pada pekan ini juga dilaporkan mengalami pemadaman listrik dalam skala besar.

Pangkalan udara Rusia Diserang Ukraina <b>(AFP)</b> Pangkalan udara Rusia Diserang Ukraina (AFP)

Serangan drone Ukraina ke wilayah Rusia ini disebut sebagai aksi balasan. Selama empat tahun invasi militernya, Rusia diketahui terus menggempur Ukraina hampir setiap malam dengan ratusan drone dan rudal.

Angkatan Udara Ukraina pada Rabu, 14 Januari 2026, melaporkan bahwa Rusia mengerahkan 113 drone tempur dan meluncurkan tiga rudal balistik ke wilayah Ukraina.

Sebagai respons, Ukraina melancarkan puluhan serangan drone ke wilayah Rusia hampir setiap malam, dengan sasaran utama situs militer serta fasilitas energi Moskow.

Serangan-serangan tersebut bertujuan memutus aliran pendapatan minyak yang krusial bagi Kremlin untuk mendanai operasi militernya. Kyiv menilai langkah itu sebagai respons yang sah atas serangan Moskow yang sejak Februari 2022 telah menewaskan puluhan ribu orang.

x|close