Drone Iran Jatuh di Pangkalan Militer Inggris di Siprus

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. Peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target. ANTARA/Anadolu/py/am. (Antara)

Ntvnews.id, Siprus - Situasi di kawasan semakin memanas. Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, mengungkapkan bahwa sebuah drone Iran jatuh di pangkalan militer Inggris yang berada di pulau Mediterania tersebut pada Senin, 2 Maret 2026. Insiden ini terjadi ketika konflik antara Israel-Amerika dan Iran meluas di kawasan.

Beberapa menit setelah tengah malam (2200 GMT), "sebuah kendaraan udara tak berawak Shahed jatuh ke fasilitas militer Pangkalan Inggris di Akrotiri, menyebabkan kerusakan material ringan," ujar Christodoulides, seperti dikutip dari AFP, Selasa, 3 Maret 2026.

"Kita berada di wilayah dengan ketidakstabilan geopolitik yang khusus, dengan banyak tantangan dan masalah, yang sedang mengalami krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tanah air kita tidak berpartisipasi dengan cara apa pun dan tidak bermaksud untuk menjadi bagian dari operasi militer apa pun," tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa pasukan Inggris telah merespons dugaan serangan drone di pangkalan militernya di Siprus.

Baca Juga: Istri Ali Khamenei, Mansoureh Khojasteh Meninggal Dunia di Tengah Eskalasi Konflik Iran–AS

"Perlindungan pasukan kami di wilayah tersebut berada pada tingkat tertinggi dan pangkalan tersebut telah merespons untuk membela rakyat kami," ujar juru bicara kementerian tersebut dalam keterangannya.

Sebelumnya, pemerintah Inggris menyatakan telah memberi izin kepada Amerika Serikat untuk memanfaatkan pangkalan militernya guna melancarkan serangan "defensif" yang bertujuan menghancurkan rudal Iran beserta peluncurnya.

Ilustrasi - Negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py. <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Saat mengumumkan kebijakan itu, Perdana Menteri Keir Starmer menegaskan bahwa Inggris "tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan kami tidak akan bergabung dalam aksi ofensif sekarang".

"Tetapi Iran sedang menjalankan strategi bumi hangus, jadi kami mendukung pertahanan diri kolektif sekutu dan rakyat kami di wilayah tersebut," tulisnya dalam unggahan di media sosial X.

Pangkalan Akrotiri, yang berada di semenanjung selatan Siprus, sebelumnya kerap digunakan untuk operasi militer di Irak, Suriah, dan Yaman. Meski pangkalan tersebut berstatus wilayah kedaulatan Inggris, Siprus sendiri merupakan anggota Uni Eropa dan saat ini memegang jabatan presiden bergilir blok tersebut.

x|close