Ntvnews.id, Jakarta - Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyampaikan tiga usulan utama kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang membahas percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang.
Usulan pertama yang disampaikan Armia berkaitan dengan kebutuhan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir. Berdasarkan hasil pendataan pemerintah desa, tercatat sebanyak 37.888 unit rumah hilang dan 4.839 unit rumah mengalami kerusakan berat. Dengan demikian, total kebutuhan hunian tetap di Aceh Tamiang mencapai 42.727 unit.
"Terima kasih, kami sudah dibantu Danantara untuk hunian sementara sebanyak 600 unit dan nanti ada tambahan lagi untuk huntap dan lainnya," kata Armia pada rapat terbatas yang diikuti secara dalam jaringan (daring) Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.
Permintaan kedua menyangkut dukungan pasokan pangan bagi masyarakat guna menjaga keberlangsungan hidup warga pascabencana. Armia menjelaskan bahwa dengan jumlah penduduk Aceh Tamiang mencapai 313.245 jiwa, pemerintah daerah telah menghitung kebutuhan bahan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk memenuhi kebutuhan enam bulan ke depan.
Baca Juga: Mentan Amran Percepat Penyaluran Bantuan Pangan Untuk Korban Banjir Aceh-Sumatera
Ia juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
"Pasti masyarakat kami kesulitan, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," katanya.
Usulan ketiga yang disampaikan Armia adalah pemberian bantuan langsung tunai (BLT) kepada 111.570 kepala keluarga (KK). Ia berharap setiap keluarga dapat memperoleh bantuan sekitar Rp1 juta dalam satu tahun sebagai upaya meringankan beban ekonomi akibat dampak bencana.
"Kami akan buat surat resmi kepada menteri terkait untuk kebutuhan tersebut," ujarnya.
Armia menutup laporannya dengan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap Aceh Tamiang. Ia berharap percepatan pemulihan pascabencana dapat segera mengembalikan kondisi kehidupan masyarakat ke keadaan normal.
Menanggapi permintaan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan melakukan penghitungan ulang terhadap kebutuhan anggaran yang diajukan serta mengintegrasikannya dengan data yang telah dimiliki pemerintah agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
"Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya nanti tepat sasaran," kata Presiden.
(Sumber : Antara)
Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyampaikan laporan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam agenda rapat terbatas (Ratas) pasca-bencana Sumatera di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis 1 Januari 2026. ANTARA/HO-Sekretariat Presiden (Antara)