Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kini telah memasuki tahap percepatan rekonstruksi. Hal tersebut disampaikannya di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat rapat terbatas di Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2025.
AHY menegaskan bahwa pembangunan kembali infrastruktur dasar menjadi fokus utama agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan normal. Jalan dan jembatan disebut sebagai prioritas karena memiliki peran penting dalam menghubungkan wilayah terdampak serta mendukung mobilitas warga.
“Setelah tanggap darurat bencana, tentunya yang terdepan adalah urusan reskonstruksi. Artinya, infrastruktur akan sangat dominan,” ujar AHY, sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta.
Untuk mempercepat proses tersebut, AHY menekankan pentingnya pengerahan alat berat secara lebih cepat ke lokasi-lokasi yang dinilai paling prioritas. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pekerjaan konstruksi sekaligus memulihkan fungsi infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Dalam kesempatan itu, AHY juga menyampaikan apresiasi kepada Danantara yang dinilainya telah memberikan kontribusi signifikan, khususnya dalam penanganan sektor perumahan serta penyediaan sumber daya air bagi masyarakat terdampak.
Menurut AHY, ketersediaan air bersih memiliki peran krusial dalam mencegah munculnya berbagai penyakit pascabencana. Ia menilai upaya pemulihan yang dilakukan sejauh ini telah menunjukkan perkembangan positif.
Ia menyebut kondisi di sejumlah wilayah terdampak kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, seiring dengan berjalannya berbagai program pemulihan lintas sektor.
“Kami berharap kerja sama lintas kementerian semakin baik dan ketat agar progresnya bisa terus terlihat,” ujarnya.
(Symber: Antara)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Antara)