Ntvnews.id, Bogor - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan bahwa daftar calon tersangka dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan layanan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memiliki kesamaan dengan para tersangka yang telah ditetapkan Kejaksaan Agung dalam perkara serupa.
“Ya, tersangkanya sama,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 18 November 2025.
Setyo menjelaskan bahwa nama-nama tersebut akan kembali dibahas bersama Kejaksaan Agung sebagai bagian dari proses koordinasi ketika KPK menyerahkan penanganan kasus Google Cloud.
“Tiap pihak yang dimintai pertanggungjawaban dari hasil koordinasi sama, makanya sudah dikoordinasikan, dan nanti proyeksinya akan diserahkan,” katanya.
KPK sebelumnya memastikan tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, di antaranya mantan Staf Khusus Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dan Fiona Handayani pada 30 Juli 2025, kemudian mantan Komisaris GoTo Andre Soelistyo dan mantan Direktur GoTo Melissa Siska Juminto pada 5 Agustus 2025, sementara Nadiem kembali diperiksa pada 7 Agustus 2025.
Lembaga antikorupsi itu menegaskan bahwa penyelidikan terkait Google Cloud berbeda dengan perkara Chromebook yang ditangani Kejagung.
Baca Juga: KPK Limpahkan Penyelidikan Dugaan Korupsi Google Cloud ke Kejagung
Ada pun Kejaksaan Agung menangani dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek tahun 2019–2022 terkait pengadaan Chromebook. Dalam perkara tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni mantan Staf Khusus Mendikbudristek era Nadiem Makarim, Jurist Tan; mantan konsultan teknologi Kemendikbudristek, Ibrahim Arief; Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek 2020–2021, Sri Wahyuningsih; serta Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek 2020–2021, Mulyatsyah.
Pada 4 September 2025, Kejagung juga menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka baru dalam kasus tersebut.
(Sumber: Antara)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto memberikan keterangan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 18 November 2025. (ANTARA/Rio Feisal) (Antara)