KAI Batalkan Impor KRL Bekas dari Jepang, 23 Trainset Baru Disiapkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Nov 2026, 08:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin, memastikan pembatalan rencana pengadaan Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan industri perkeretaapian nasional.

Bobby menegaskan, kebutuhan armada KRL ke depan akan dipenuhi menggunakan rangkaian baru, bukan kereta bekas impor.

"Nggak ada, kita nggak ngimpor bekas. Pokoknya buat rakyat harus yang baru," kata Bobby, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 November 2026.

Bobby menjelaskan, KAI membutuhkan sebanyak 23 rangkaian kereta atau trainset untuk memenuhi kebutuhan operasional. Dari jumlah tersebut, sebagian pengadaan akan dipercayakan kepada PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sebagai produsen kereta dalam negeri.

Menurutnya, keterlibatan INKA menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan produk industri nasional dalam pengadaan sarana transportasi publik.

"Salah satunya nanti sebagian ke INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri," kata Bobby.

Meski demikian, KAI tetap membuka peluang kerja sama dengan perusahaan asing dalam penyediaan armada kereta api. Namun, kerja sama tersebut harus melibatkan industri dalam negeri.

"Yang dari Luar negeri harus kerja sama sama dalam negeri," katanya.

Lebih lanjut, Bobby menyebut terdapat delapan rangkaian KRL yang menjadi kebutuhan mendesak untuk segera dipenuhi dari total kebutuhan sebanyak 23 trainset.

KAI menargetkan seluruh kebutuhan armada baru tersebut dapat dipercepat pengadaannya dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang.

"Banyak (kebutuhan), jadi ada 8 yang urgent, kemudian total 23 trainset. Kita akan percepat 2 sampai 3 tahun. 23 trainset baru," tuturnya.