Eskalator Stasiun KRL Duri Mendadak Bergerak Mundur, Bikin 12 Penumpang Terluka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Okt 2026, 10:03
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi - Sejumlah petugas mengevakuasi rangkaian KRL Commuter Line nomor 1189 relasi Bogor-Jakarta Kota yang anjlok di emplasemen Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Ilustrasi - Sejumlah petugas mengevakuasi rangkaian KRL Commuter Line nomor 1189 relasi Bogor-Jakarta Kota yang anjlok di emplasemen Stasiun Jakarta Kota, Jakarta (Antara)


Ntvnews.id
, Jakarta - Sebanyak 12 penumpang mengalami luka ringan setelah eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, mendadak mengalami gangguan dan bergerak berlawanan arah pada Sabtu (3/10/2026) pagi.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.45 WIB pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5. Eskalator yang semestinya bergerak naik tiba-tiba berjalan mundur sehingga sejumlah penumpang kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Sejumlah penumpang yang berada di atas eskalator dilaporkan saling bertubrukan saat berusaha mempertahankan keseimbangan. Petugas stasiun kemudian segera menghentikan operasional eskalator dan melakukan evakuasi terhadap para penumpang yang terdampak.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan seluruh penumpang yang mengalami luka langsung dibawa ke Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal.

Baca Juga: Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Polri dan Kapolda Baru

“Begitu kejadian diketahui, petugas di Stasiun Duri langsung merespons dan memberikan pertolongan untuk evakuasi. Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke poskes untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal,” ujar Karina.

Berdasarkan pendataan KAI Commuter, 12 orang yang terdampak terdiri dari 10 orang dewasa dan dua anak-anak. Lima orang telah diperbolehkan melanjutkan perjalanan, sementara lima lainnya dirujuk ke RS Duta Indah dan dua orang masih menjalani observasi lebih lanjut. 

Setelah kejadian, area eskalator langsung diamankan dan fasilitas tersebut dihentikan sementara. Penumpang kemudian diarahkan menggunakan akses tangga lain untuk menuju peron.

KAI Commuter juga melakukan pemeriksaan terhadap eskalator tersebut melalui tim teknis untuk mengetahui kondisi serta penyebab gangguan. Hingga informasi terakhir, penyebab pasti eskalator bergerak mundur masih dalam pemeriksaan.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna yang terdampak dan memastikan penanganan terhadap penumpang dilakukan sesuai kebutuhan.

x|close