Profil Arief Mulyadi, dari Account Officer Lapangan hingga Pimpin PNM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Okt 2026, 09:45
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kabar duka datang dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), direktur utama PNM periode 2018–2026 Arief Mulyadi meninggal dunia pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kabar duka datang dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM), direktur utama PNM periode 2018–2026 Arief Mulyadi meninggal dunia pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Ntvnews.id, Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Arief Mulyadi, meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026). Ia dikenal sebagai sosok yang membangun karier dari posisi Account Officer lapangan hingga dipercaya memimpin perusahaan pembiayaan milik negara tersebut.

Kabar duka itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PNM, @pnm_persero. Perusahaan menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang kontribusi Arief dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Indonesia.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Arief Mulyadi, Direktur Utama PNM periode 2018-2026,” bunyi unggahan tersebut.

“Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan bagi PNM dan pemberdayaan masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Profil Arief Mulyadi

Arief Mulyadi lahir pada 23 Juni 1968. Ia merupakan lulusan Fakultas Biologi, Jurusan Ekologi, Universitas Jenderal Soedirman, pada 1993. Ia kemudian meraih gelar magister Kajian Strategi Ketahanan Nasional dari Universitas Indonesia pada 2006.

Sebelum bergabung dengan PNM, Arief berkarier di Bank Nusa International pada 1994–1999 dan mencapai posisi manajer di Retail Banking & UKM Group.

Baca Juga: Bangunan Terbakar Hebat di Bekasi, Lokasi Belakang Perumahan Harapan Indah 2

Pada 1999, ia memulai perjalanan kariernya di PNM sebagai Account Officer lapangan. Pengalamannya berkembang melalui sejumlah jabatan strategis, mulai dari Executive Vice President Pengembangan Kapasitas Usaha dan Riset pada 2013 hingga Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko pada 2017.

Puncak kariernya di PNM tercapai pada 13 Februari 2018, ketika ia diangkat menjadi Direktur Utama menggantikan Parman Nataatmadja. Arief kembali dipercaya menduduki jabatan tersebut untuk periode 2022–2026 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 18 April 2022.

Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Selama memimpin PNM, salah satu program yang menjadi perhatian adalah Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Program ini memberikan akses pembiayaan sekaligus pendampingan usaha bagi perempuan dari keluarga prasejahtera.

Mekaar menyasar masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Di bawah kepemimpinan Arief, jumlah nasabah program tersebut berkembang hingga sekitar 15,2 juta orang dan mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo.

Selain Mekaar, PNM juga menjalankan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM), yang menyediakan pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Perjalanan Arief dari petugas lapangan hingga pucuk pimpinan PNM menjadi bagian dari kiprahnya dalam memperluas akses permodalan dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

x|close