Banjir Bandang Melanda Solok, Kantor Bupati dan Rumah Warga Terdampak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Sep 2026, 10:33
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Ilustrasi daerah terdampak bencana banjir bandang di perbatasan China dan Nepal. Ilustrasi daerah terdampak bencana banjir bandang di perbatasan China dan Nepal. (Antara)

Ntvnews.idSolok - Senin malam 21 September 2026, sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, terdampak banjir bandang.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan sejumlah fasilitas perkantoran turut terdampak banjir. Beberapa di antaranya yakni kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang, serta kawasan DPRD Kabupaten Solok.

"Dinas PUPR, kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak parah," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa banjir terjadi akibat derasnya arus air yang masuk ke kawasan perkantoran. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah ruangan serta fasilitas pemerintahan mengalami dampak.

Baca Juga: Korban Banjir Bandang Nepal Bertambah Menjadi 1.204 Orang

Selain itu, derasnya arus banjir juga menyebabkan beberapa peralatan kantor terseret hingga keluar dari ruangan.

"Umumnya karena airnya. Peralatan kantor terbawa ke luar," ujarnya.

Tak hanya merusak sejumlah fasilitas pemerintahan, banjir bandang juga menggenangi dan berdampak pada beberapa rumah warga yang berada di sekitar kompleks perkantoran Bupati Solok.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi yang lebih parah, Pemerintah Kabupaten Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD segera melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terdampak banjir.

"Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir," kata dia.

Hingga saat ini pemerintah daerah masih melakukan pendataan yang terdampak banjir bandang terhadap jumlah rumah, fasilitas pemerintahan, dan fasilitas lainnya.

Selain evakuasi, tim gabungan juga dikerahkan untuk membersihkan material yang terbawa arus dan masuk ke kawasan kompleks perkantoran Bupati Solok.

Baca Juga: Korban Banjir Bandang Nepal Bertambah Menjadi 1.204 Orang

Dampak terhadap banjir sejumlah kantor pemerintahan tersebut juga menjadi perhatian pemerintah daerah karena beberapa diantaranya berkaitan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

Masyarakat diberi himbauan oleh Bupati Solok untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok tersebut.

Masyarakat yang berada di daerah rawan banjir, longsor, dan aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Apabila kondisi lingkungan mulai membahayakan warga di himbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu, masyarakat diharap untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat dan membutuhkan bantuan kepada pemerintah nagari, kecamatan, maupun petugas penanggulangan bencana.

 (Sumber: ANTARA) 

x|close