Bahlil Bungkam soal Nusron Wahid dan Fahd A Rafiq di Pusaran Korupsi BPN

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Sep 2026, 09:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Arsip - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. Arsip - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memilih bungkam saat dikonfirmasi mengenai dua kadernya, Nusron Wahid dan Fahd A Rafiq berada di pusaran kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/ BPN.

Diketahui, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dari OTT di lingkungan BPN. Dari delapan orang itu, empat di antaranya disebut sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/ BPN Nusron Wahid. Mereka yakni, Ketua DPP Partai Golkar bidang Hubungan Organisasi Masyarakat (Ormas) Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, serta dua orang lainnya Erwin dan Muhammad Fakhri.

Nusron diketahui menjabat sebagai ketua DPP Golkar bidang Keagamaan.

Seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 16 September 2026, Bahlil tak berkomentar apa pun saat dikonfirmasi mengenai persoalan hukum yang dihadapi Nusron dan Fahd A Rafiq. Termasuk saat ditanya kemungkinan Golkar memecat Fahd A Rafiq yang telah tiga kali atau hattrick menjadi tersangka korupsi.

"Soal Fahd, kok masih di Golkar pak?" tanya wartawan.

Baca Juga: Resmikan LRT, Prabowo Tekankan Pentingnya Pembangunan dan Transformasi Bangsa

Fahd El Fouz Arafiq, terdakwa kasus suap dana proyek Percepatan Infrastruktur Daerah (DPID)  <b>((ANTARA/Rosa Panggabean ))</b> Fahd El Fouz Arafiq, terdakwa kasus suap dana proyek Percepatan Infrastruktur Daerah (DPID) ((ANTARA/Rosa Panggabean ))

Alih-alih menjawab pertanyaan itu, Bahlil justru merespons mengenai ratas hari ini. Bahlil menyebut materi rapat hari ini sudah disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.

"Sudah Pak Rosan saja," katanya.

Awak media kembali bertanya mengenai sikap Golkar terkait Fahd A Rafiq. Kali ini, Bahlil mengaku harus segera menghadiri rapat di lokasi lain.

"Aku ada rapat lagi ya," katanya.

Bahlil juga tak berkomentar apa pun saat dikonfirmasi mengenai sikap Golkar terkait Nusron Wahid. Bahlil memilih bergegas masuk ke Mobil yang telah menunggunya.

"Mohon maaf ya saya lagi rapat lagi ya," kata Bahlil sembari masuk mobil.

x|close