Pesawat Zelensky Nyaris Dihantam Drone Saat Lepas Landas dari Moldova

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Sep 2026, 08:34
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Anadolu Ajans? (aa.com.tr))

Ntvnews.id, Kyiv - Pesawat yang membawa Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dari Moldova menuju Oslo, Norwegia, dilaporkan nyaris terkena serangan drone. Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengungkapkan insiden tersebut pada Rabu, 9 September 2026.

Peristiwa itu terjadi ketika pesawat yang ditumpangi Zelensky baru saja lepas landas dari Moldova. Namun, Store tidak menjelaskan secara rinci mengenai jenis drone maupun kronologi lengkap insiden tersebut.

"Penerbangannya nyaris dihantam drone saat lepas landas dari Moldova. Itulah realitas yang dia hadapi," ujar Store kepada lembaga penyiaran publik Norwegia, NRK, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Store juga menggambarkan situasi yang dihadapi Zelensky selama perjalanan. Di tengah penerbangan, Presiden Ukraina tersebut tetap harus mengikuti perkembangan perang yang berlangsung di negaranya.

"Saya bertanya kepadanya bagaimana malamnya, dan dia menjawab itu bukan malam yang baik karena dia harus terus menerima pembaruan lewat telepon tentang lokasi serangan rudal," kata Store.

"Ini adalah situasi yang sangat dramatis. Hal tersebut memberikan kesan yang sangat kuat," lanjutnya.

Baca Juga: Zelensky Sebut Negosiasi Damai Rusia-Ukraina Bisa Dilanjutkan

Zelensky tiba di Oslo pada Selasa, 8 September 2026 malam. Kedatangannya ke Norwegia semula dijadwalkan untuk menghadiri upacara pemakaman Raja Norwegia Harald V.

Di sela kunjungannya, Zelensky juga melakukan pertemuan dengan Store, Menteri Keuangan Jens Stoltenberg, serta Menteri Luar Negeri Espen Barth Eide.

Pertemuan tersebut membahas dukungan Norwegia terhadap Ukraina, terutama bantuan militer berupa sistem pertahanan udara serta bantuan untuk sektor sipil.

Store tidak mengungkapkan secara detail hasil pembahasan mengenai bantuan pertahanan udara. Namun, dia memastikan pembicaraan mengenai dukungan tersebut masih berlangsung.

"Kami belum sampai di sana. Industri sedang bekerja sama untuk melihat apakah mungkin menyediakan sistem pertahanan udara untuk Ukraina, tetapi juga mencari solusi industri yang memungkinkan mereka membangun sistem pertahanan udara sendiri. Sederhananya, mereka memiliki lubang di atap," ungkap Store.

Setelah menghadiri pemakaman Raja Harald V dan menyelesaikan sejumlah agenda pertemuan di Norwegia, Zelensky kemudian meneruskan perjalanan ke Kanada.

Di negara tersebut, Zelensky dijadwalkan bertemu dan melakukan pembicaraan dengan sejumlah pemimpin Kanada.

x|close