Pemkot Depok Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Selama Dua Hari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Sep 2026, 14:35
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wali Kota Depok Supian Suri. Wali Kota Depok Supian Suri. (Antara)

Ntvnews.id, Depok - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, yakni 7-8 September 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan karena abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak hingga wilayah Kota Depok. Pernyataan itu disampaikan di Depok, Senin, 7 September 2026.

Kebijakan PJJ diterapkan kepada seluruh jenjang satuan pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).

"Untuk seluruh warga Depok, khususnya satuan pendidikan, para orang tua murid, serta anak-anakku tercinta mulai dari TK, PAUD, RA, SD, SMP, MI, hingga MTs, kegiatan belajar dan pembelajaran untuk sementara dilaksanakan secara jarak jauh atau daring," katanya.

Baca JugaSebaran Abu Vulkanik, Pemprov DKI Terapkan PJJ untuk Semua Sekolah

Supian menyampaikan bahwa penerapan PJJ akan ditinjau kembali setelah berlangsung selama dua hari. Hasil evaluasi nantinya menjadi pertimbangan untuk menentukan apakah pembelajaran bisa kembali dilakukan secara langsung di sekolah atau tetap menggunakan sistem daring.

“Kami berharap para peserta didik tetap menjaga kesehatan dan mengikuti kegiatan belajar dari rumah dengan pendampingan orang tua,” tuturnya.

Sementara itu, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Supian mengatakan para ASN tetap menjalankan pekerjaan dan tugas kedinasan dari kantor seperti biasanya.

Untuk ASN yang harus menjalankan aktivitas di luar ruangan, ia mengingatkan agar tetap mengenakan masker serta memperhatikan kondisi kesehatan guna mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Baca JugaKabut Asap Karhutla Ganggu Sekolah, Kalteng Terapkan PJJ

“Pelaksanaan apel pagi tetap dilakukan, tetapi untuk sementara dilaksanakan di dalam ruangan,” ucapnya.

Supian juga meminta masyarakat Depok untuk tetap menjaga kesehatan dan tidak panik dalam menjalankan kegiatan sehari-hari di tengah kondisi tersebut.

"Mudah-mudahan dengan sehat, kita dapat terus memberikan manfaat. Mari kita berdoa semoga kondisi ini segera berlalu, sehingga kita semua dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Wali Kota Depok Supian Suri.

(Sumber: Antara)

x|close