Abu Vulkanik Masih Mengancam, Tiba-tiba Harga Masker Melonjak Naik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Sep 2026, 10:34
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
ilustraSI MASKER ilustraSI MASKER (ig INFOKRW)

Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau, permintaan masker meningkat seiring penyebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah. Situasi ini turut memunculkan keluhan warga terkait harga masker di marketplace yang disebut mengalami kenaikan hingga beberapa kali lipat.

Seorang warganet mengungkapkan, harga masker yang sebelumnya berada di kisaran Rp200 ribu melonjak menjadi Rp1,3 juta. Sementara itu, pembeli lainnya mengaku pesanannya dibatalkan oleh penjual dengan alasan adanya perubahan harga.

Tak hanya itu, sejumlah penjual juga dituding sengaja menaikkan harga agar produk tidak dapat langsung di-checkout oleh pembeli. Keluhan serupa pun ramai diperbincangkan di media sosial.

Di sisi lain, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau turut mengganggu aktivitas penerbangan. Sebanyak tujuh bandara dilaporkan ditutup sementara akibat kondisi abu vulkanik.

Informasi pemberitaan diunggah akun Halokrw.

Abu vulkanik sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan karena mengandung partikel mineral dan silika tajam yang tidak sama dengan debu biasa.

Dikutip dari akun hellosehat, Indonesia termasuk dalam kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Karena letaknya berada pada pertemuan lempeng bumi, Indonesia rawan mengalami bencana alam, seperti gunung meletus.

Abu vulkanik disemburkan ke udara saat erupsi atau letusan gunung berapi. Material abu dapat menyebar hingga jarak yang jauh dari letusan karena kondisi iklim daerah tersebut.

Hal ini membuat dampak abu vulkanik dari letusan gunung, termasuk Gunung Krakatau, dapat dirasakan hingga ke wilayah yang cukup jauh dari sumber erupsi.

Partikel debu vulkanik berdiameter kurang dari 2 milimeter (mm). Partikel ini terdiri atas pecahan batuan, mineral, dan gelas vulkanik yang terasa mirip butiran pasir hingga bubuk halus.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KARAWANG (@infokrw)

Baca JugaPramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Hadapi Abu Vulkanik

x|close