Menhan Ajak Masyarakat dan Pengusaha Bantu Penanganan Karhutla

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Agu 2026, 16:07
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengajak masyarakat dan pengusaha ikut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Menurut Sjafrie, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Masyarakat maupun pengusaha diharapkan dapat mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung upaya tersebut.

"Tadi saya sudah kasih tahu, itu pengusaha-pengusaha yang punya alat berat, helikopter water bombing, beri bantuan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ya," kata Sjafrie seusai rapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.

Sjafrie mengatakan anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) diarahkan untuk dua sasaran, yakni program yang telah ditetapkan dan target dinamis.

Baca JugaTangani Karhutla Riau, Menhan Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peta Tugas yang Jelas

Penanganan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan serta gempa bumi, masuk dalam target dinamis tersebut.

"Ini juga akan kita memperoleh bantuan dari negara kepada anggaran pertahanan untuk kita akselerasi bantuan yang bisa kita berikan dalam mengatasi bencana gempa bumi dan bencana kebakaran hutan ini," kata Sjafrie.

Sebelumnya, ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kedatangan mereka bertujuan memperkuat upaya pencegahan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla.

Baca JugaMenhan Kirim 20 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT

Rombongan tersebut terdiri atas Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla. Mereka tiba menggunakan pesawat C-130H Hercules milik TNI Angkatan Udara.

"Kita ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi," kata Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan seusai menyambut pasukan di Balikpapan, Sabtu, 29 Agustus 2026.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close