Ntvnews.id, Jakarta - Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru diganti dari jabatannya. Audie dimutasi dari posisi Kapolda Papua Barat Daya.
Penggantinya ialah Brigjen Pol. Hengki Haryadi, yang saat ini menjabat Wakapolda Riau. Hengki dan Audie sama-sama pernah menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat.
Mutasi Audie dan Hengki, tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP.2026.
Padahal, Audie belum lama menjadi kapolda. Dua bulan pun belum. Ia baru 1 bulan 23 hari menjadi Kapolda Papua Barat Daya, mengacu tanggal pelantikannya saat menggantikan Brigjen Pol. Gatot Haribowo.
Meski singkat, Audie digeser posisinya bukan karena bermasalah. Sebab, ia dipastikan bakal naik pangkat menjadi jenderal bintang dua Polri, atau inspektur jenderal (irjen).
Baca Juga: Brigjen Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Pendidikan Pemimpin Lemhannas
Audie dipromosikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Menurut Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Penempatan personel pada jabatan baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.
"Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi," ujar Johnny.
Polisi dengan Kemampuan Lengkap
Audie sendiri merupakan anggota Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996. Ia merupakan satu-satunya polisi di Indonesia yang memiliki kualifikasi penerbang Airbus A320 dengan lisensi standar Eropa.
Audie menjadi salah satu anggota Polri yang memiliki kualifikasi kemampuan yang lengkap. Mulai dari kemampuan terjun payung, mejinakkan bom, menyelam, ahli menembak, ahli bela diri, memiliki kemampuan IT, serta memiliki sertifikat sebagai pilot pesawat.
Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru.