Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan pemberian uang senilai ratusan juta rupiah kepada jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) untuk meloloskan seseorang sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dugaan tersebut terungkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat Unsoed pada Kamis, 20 Agustus 2026.
“Ada sejumlah uang bernilai ratusan juta rupiah untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.
Menurut Budi, aliran uang dalam dugaan praktik tersebut diduga tidak diterima secara langsung oleh pihak yang bersangkutan, melainkan melalui beberapa pihak.
“Diduga ada 'layering' dalam penerimaan tersebut,” ujarnya.
Baca juga: Unsoed Pastikan Aktivitas Kampus Tetap Berjalan di Tengah Pemeriksaan KPK
KPK kini masih menelusuri apakah dugaan praktik penerimaan uang tersebut hanya terjadi dalam proses penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran atau juga terdapat di fakultas lain di Unsoed.
“Tim tentu dalami apakah praktik-praktik ini hanya terjadi pada penerimaan mahasiswa di Fakultas Kedokteran atau juga terjadi di fakultas-fakultas lainnya,” kata Budi.
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah dan memeriksa sembilan orang secara intensif di Jakarta.
Sejumlah pejabat Unsoed yang turut diamankan di antaranya Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo, dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno.
KPK menyatakan OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang dalam proses penerimaan mahasiswa baru.
Baca juga: KPK Sebut Hanya 2 Wakil Rektor Unsoed yang Ditangkap, Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno
KPK selanjutnya memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
(Sumber: Antara)
Kiri ke kanan Jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) - Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Prof. Waluyo Handoko, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo, Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno, dan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Noor Farid. (Antara)