NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta pedagang yang berjualan di pinggir jalan sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur segera ditata dan direlokasi ke dalam area pasar.
Langkah tersebut dilakukan demi menjaga ketertiban sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Keberadaan pedagang di luar area pasar dinilai dapat mengganggu arus lalu lintas, terlebih ketika aktivitas perdagangan membuat permukaan jalan menjadi licin.
Baca Juga: Pramono Minta Pasar Kramat Jati Ditata Buntut Pelajar Tewas Tertabrak Truk
Pramono menyampaikan, koordinasi telah dilakukan bersama Wali Kota Jakarta Timur dan Direktur Utama Pasar Jaya untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
"Sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta untuk pedagang yang berada di luar yang bisa mengganggu lalu lintas karena airnya membuat licin dan sebagainya segera diminta untuk masuk ke dalam," kata Pramono di Jakarta, dikutip Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca Juga: Pramono Sebut Pelajar Tewas Tertabrak Truk di Jakarta Timur Gegara Jalanan Licin
Menurut Pramono, penataan pedagang di sekitar Pasar Induk Kramat Jati menjadi hal penting agar kejadian yang membahayakan pengguna jalan tidak kembali terjadi.
"Dan dilakukan penertiban untuk itu dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur. Tetapi kemudian karena ini areanya area Pasar Jaya, saya sudah minta kepada Dirut Pasar Jaya juga ikut terlibat dalam hal ini karena bagaimanapun ini enggak boleh terulang Kembali," sambungnya.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)